Sumatera Utara - Pemerintah Kota Medan melakukan pelantikan besar terhadap 213 pejabat Administrator dan Pengawas di Balai Kota Medan. Momentum ini berlangsung pada hari kelima Ramadan 1447 Hijriah.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pelantikan tersebut bukan sekadar pengisian jabatan. Penempatan dilakukan berdasarkan kemampuan dan kesiapan memikul tanggung jawab.
Ia menyebut jumlah pejabat yang dilantik merupakan salah satu yang terbesar selama masa kepemimpinannya. Namun, yang utama adalah kualitas dan ketepatan figur pada posisi strategis.
Rico Waas menegaskan bahwa bulan Ramadan bukan alasan untuk memperlambat kinerja. Ia justru meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera bekerja cepat.
Baca juga: Keamanan Kota Meningkat, Kolaborasi Aparat dan Warga Diapresiasi
Seruan “tancap gas” disambut serentak oleh para pejabat yang hadir. Hal itu menjadi simbol komitmen percepatan kerja memasuki tahun kedua kepemimpinan Rico–Zakiyuddin.
Khusus bagi camat dan lurah, ia menekankan tiga fokus utama. Ketiganya adalah kebersihan lingkungan, peningkatan pelayanan publik, serta penyelesaian persoalan warga.
Rico mengingatkan bahwa pemerintah merupakan pelayan masyarakat. Tugas utama adalah mendengar, melindungi, dan memberikan layanan terbaik bagi warga.
Ia juga menekankan pentingnya integritas dalam menjalankan jabatan. Proses promosi dan mutasi dipastikan bebas dari praktik mahar atau imbalan.
Baca juga: Penataan Nonhalal Berbasis Dialog, Ketertiban dan Kesehatan Jadi Prioritas
Namun, ia memberikan peringatan tegas bahwa kepercayaan dapat dicabut jika terjadi pelanggaran. Setiap tindakan yang mencoreng citra pemerintah akan ditindak sesuai aturan.
Rico mengingatkan bahwa jabatan bukan sesuatu yang abadi. Karena itu, setiap pejabat diminta bekerja maksimal demi kepentingan masyarakat.
Pelantikan tersebut juga mencakup penyegaran sejumlah camat dan pengisian jabatan strategis lainnya. Hal ini dilakukan untuk memperkuat kinerja organisasi.
Acara ditutup dengan semboyan “Medan Untuk Semua” yang dijawab “Semua untuk Medan”. Slogan itu menegaskan semangat kebersamaan dalam membangun kota.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemko Medan