Sumatera Utara - Memasuki satu tahun kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap, realisasi investasi menunjukkan capaian yang melampaui target.
Data Laporan Kegiatan Penanaman Modal mencatat target investasi tahun 2025 sebesar Rp7,635 triliun. Hingga Triwulan IV, realisasi mencapai Rp14,599 triliun atau hampir dua kali lipat dari sasaran awal.
Capaian tersebut dinilai mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Kota Medan.
Plt Kepala DPMPTSP Kota Medan Wan Azmi menyampaikan bahwa kemudahan layanan perizinan, digitalisasi sistem, serta kepastian regulasi menjadi faktor utama peningkatan investasi.
Baca juga: Hari Down Syndrome Jadi Momentum Dukungan, Ini Harapan Kahiyang
Kontribusi terbesar berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri sebesar 54,8 persen. Sementara Penanaman Modal Asing menyumbang 45,2 persen dari total realisasi.
Selain nilai investasi, dampak juga terlihat pada penyerapan tenaga kerja. Sepanjang 2025, investasi yang masuk mampu menyerap 24.885 tenaga kerja Indonesia di berbagai sektor.
Secara triwulanan, tren investasi sempat mengalami penyesuaian pada Triwulan II. Namun angka kembali meningkat pada Triwulan III dan melonjak tajam pada Triwulan IV.
Baca juga: Tarawih di Tengah Duka, Bobby Nasution Hadir Bersama Warga Hutanabolon
Sektor jasa menjadi penyumbang terbesar dengan porsi sekitar 81,9 persen. Sektor sekunder berkontribusi 17,7 persen, sementara sektor primer berada pada porsi lebih kecil.
Beberapa sektor dengan realisasi investasi tertinggi meliputi jasa lainnya, transportasi, gudang dan telekomunikasi, perumahan, kawasan industri dan perkantoran, perdagangan dan reparasi, serta hotel dan restoran.
Dari sisi asal negara, investasi asing didominasi kawasan Asia. Hal ini mencerminkan posisi strategis Medan sebagai pintu gerbang ekonomi di wilayah barat Indonesia.
Pemerintah Kota Medan optimistis tren positif ini akan berlanjut melalui peningkatan pelayanan publik, penguatan infrastruktur pendukung investasi, serta pengembangan sektor produktif.
Capaian tersebut disebut bukan sekadar angka, tetapi indikator meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap arah pembangunan kota.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemko Medan