Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 22:15 WIB

RKP 2026 Disusun, Pembangunan Medan Harus Terasa bagi Warga

Author

Rico Tri Putra Bayu Waas secara resmi membuka Rapat Kerja Pembangunan (RKP) Kota Medan Tahun 2026 di Grand City Hall, Rabu (11/2/2026). (Pemko Medan) 

Sumatera Utara - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membuka Rapat Kerja Pembangunan Kota Medan 2026. Kegiatan ini mengusung tema pemulihan bersama dan percepatan pembangunan.

Dalam arahannya, Rico menegaskan rapat kerja tidak boleh menjadi agenda seremonial. Setiap program harus menghasilkan langkah konkret.

Ia meminta seluruh perangkat daerah bergerak solid sebagai satu tim. Zona nyaman birokrasi harus ditinggalkan demi percepatan pembangunan.

Rico menyinggung banjir besar yang melanda akhir 2025. Bencana tersebut berdampak pada 19 kecamatan di Kota Medan.

Banjir tidak hanya merusak rumah dan fasilitas umum. Dampaknya juga dirasakan pada sektor ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.

Baca juga: Percantik Wajah Kota, Pemko Medan Tertibkan Kabel Udara di 12 Ruas Jalan

Peristiwa itu menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana. Pembangunan kota harus disertai kesiapsiagaan yang terencana.

Rico meminta penguatan SOP kebencanaan, sistem peringatan dini, serta simulasi rutin. Pembentukan relawan hingga tingkat kelurahan juga perlu dilakukan.

Integrasi dengan BPBD dan Basarnas menjadi bagian dari strategi tersebut. Skema evakuasi, logistik, layanan kesehatan, dan pangan juga harus disiapkan.

Selain mitigasi, Rico menyoroti pelayanan kesehatan dan pendidikan. Ia menekankan kualitas layanan harus terus ditingkatkan.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan pelayanan yang profesional dan penuh empati. Kecepatan dan ketepatan penanganan pasien menjadi indikator penting.

Rico juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan dan trotoar. Perbaikan diperlukan agar tata kota semakin baik.

Baca juga: Peran Gereja dan Lembaga Keagamaan Kian Strategis Jaga Keberagaman Sumut

Arah pembangunan Medan harus sejalan dengan penataan kawasan perkotaan yang berkelanjutan. Hal ini mencakup pengendalian banjir, ruang publik, dan layanan dasar.

Di akhir arahannya, Rico mendorong inovasi dalam setiap program pembangunan. Hasil kerja yang berkualitas akan menjadi kebanggaan bagi Kota Medan.

RKP 2026 disebut sebagai puncak proses perencanaan lintas sektor. Forum ini memastikan program yang disusun terfokus dan terukur.

Perencanaan pembangunan diharapkan tidak berhenti di atas kertas. Implementasi nyata menjadi kunci keberhasilan pembangunan kota.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemko Medan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU