Rabu, 03 DESEMBER 2025 • 09:50 WIB

Setelah Antrean Panjang, BBM di Madina Kini Mulai Terkendali

Author

antrean panjang di ruas jalan di Panyabungan, Mandailing Natal, menunggu giliran pengisian BBM di SPBU setempat, Selasa 2/12. (ANTARA/Holik)

Sumatera Utara - Setelah beberapa hari masyarakat mengalami antrean panjang di SPBU, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengumumkan bahwa distribusi bahan bakar minyak mulai kembali berjalan normal. Pasokan BBM sudah didistribusikan kembali sejak Rabu (3/12).

Komandan Posko Tanggap Darurat Madina, Sahnan Pasaribu, menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus menjaga koordinasi intensif dengan Pertamina. Hal ini dilakukan agar suplai BBM ke seluruh wilayah Madina dapat kembali stabil.

Sahnan meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Menurutnya, pasokan BBM kini sudah kembali masuk ke sejumlah SPBU, sehingga tidak ada alasan untuk panik membeli.

Ia mengungkapkan bahwa kelangkaan sebelumnya disebabkan oleh situasi tanggap darurat bencana hidrometeorologi di beberapa wilayah Sumatera Utara. Kondisi tersebut membuat distribusi logistik, termasuk BBM, mengalami keterlambatan.

Upaya percepatan distribusi kini telah ditempuh. Sahnan menjelaskan bahwa koordinasi dengan GM Pertamina Sumbagut dilakukan setiap hari untuk memastikan pasokan BBM ke Madina tidak kembali tersendat.

Baca juga: Medan Siaga: Evaluasi Banjir dan Antisipasi Cuaca Ekstrem

Truk-truk tangki telah bergerak sejak pagi dan skema percepatan distribusi diterapkan. Beberapa SPBU di wilayah Madina telah menerima pasokan BBM dengan jumlah yang sudah ditentukan untuk masing-masing jenis bahan bakar.

Di antara SPBU yang mendapat suplai adalah SPBU Aek Horsik dengan 16 kiloliter Solar dan SPBU Aek Galoga yang menerima 24 kiloliter Pertalite. Ada juga SPBU Saba Purba dengan suplai Solar dan Dexlite, serta SPBU Kotanopan yang mendapat Pertalite dan Solar.

Baca juga: Pemko Medan Mantapkan Kesiapan Jalankan Arahan Rakornas Mitigasi Bencana & Nataru 2026

Beberapa SPBU lain seperti SPBU Natal, Sinunukan, dan Aek Godang juga telah menerima pasokan untuk Pertamax, Pertalite, maupun Dexlite. Rincian ini menunjukkan bahwa suplai BBM kini mulai berjalan merata.

Pemerintah memastikan bahwa seluruh proses distribusi terus dipantau. Aparat terkait ikut mengawasi agar tidak terjadi penyimpangan dan pasokan benar-benar diterima masyarakat sesuai kebutuhan.

Sahnan kembali mengingatkan masyarakat untuk membeli BBM secukupnya. Ia menegaskan bahwa suplai akan terus diperbaiki dan stabilisasi distribusi sedang berlangsung secara bertahap.

Dengan mulai masuknya pasokan BBM ke SPBU, diharapkan kondisi di Madina dapat kembali normal dan aktivitas masyarakat berjalan tanpa hambatan terkait ketersediaan bahan bakar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU