Sabtu, 22 NOVEMBER 2025 • 22:27 WIB

Dorongan Bobby Nasution agar ASN Melek Pasar Modal

Author

Bobby Nasution saat acara Medan Sharia Investor City di Hotel JW Marriott Medan, Jumat (21/11/2025). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menegaskan pentingnya Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki pemahaman yang baik tentang pasar modal. Ia melihat keterlibatan ASN sebagai investor bukan hanya soal menambah wawasan finansial, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan.

Dalam sebuah kegiatan bertajuk Medan Sharia Investor City di Hotel JW Marriott Medan, Bobby meminta Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia untuk memberikan literasi pasar modal bagi ASN. Menurutnya, langkah ini dapat membekali ASN agar berinvestasi secara aman dan produktif.

Ia menilai kemampuan memahami pasar modal sangat relevan untuk mencegah perilaku negatif, seperti judi online maupun tindakan koruptif. Literasi keuangan dinilai menjadi tameng penting untuk menjaga integritas ASN dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: PKK Sumut–DWP Bersinergi Rayakan HUT ke-26 DWP Sumut dengan Meriah

Bobby mencontohkan bahwa investor pasar modal kini berasal dari berbagai kalangan. Ia melihat langsung bahwa ojek online, pedagang, hingga ASN sendiri telah menjadi bagian dari aktivitas investasi tersebut.

Karena itu, ia mengajak ASN lebih aktif memilih jalur yang bermanfaat, seperti berinvestasi, dibandingkan terjerumus dalam aktivitas berisiko seperti judi online. Pemahaman pasar modal dianggap jalan yang lebih sehat secara finansial.

Dalam kesempatan yang sama, Bobby juga menyoroti besarnya potensi industri halal di Indonesia, termasuk Sumatera Utara. Ia menyayangkan bahwa produk halal lokal belum mendominasi konsumsi masyarakat, meski Indonesia adalah pasar terbesar.

Baca juga: Upaya Bersama Atasi Sengketa Tanah: Pemprov Sumut Bertemu BAP DPD RI

Menurutnya, sebagian besar produk halal yang dikonsumsi justru berasal dari negara lain seperti Tiongkok dan Australia. Kondisi ini menjadi catatan penting agar Sumut lebih melihat peluang industri halal secara serius.

Sementara itu, Kepala OJK Sumut Khoirul Muttaqien memaparkan perkembangan pasar modal di provinsi tersebut. Dengan jumlah investor sekitar 736 ribu, Sumut menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan investor terbesar di luar Pulau Jawa.

Khoirul menambahkan bahwa nilai transaksi pasar modal di Sumut mencapai Rp21,7 triliun. Pertumbuhan ini tidak hanya terlihat dari jumlah pembukaan rekening, tetapi juga tingginya aktivitas pengelolaan portofolio.

Dalam lima tahun terakhir, pasar modal syariah juga menunjukkan perkembangan signifikan. Secara nasional pertumbuhannya sebesar 142%, sementara Sumut mencatat peningkatan lebih tinggi, yakni 270%.

Kegiatan itu turut dihadiri sejumlah pejabat, termasuk Asisten Perekonomian dan Pembangunan Effendy Pohan, Kepala Bappelitbang Dikky Anugerah, dan Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU