Rabu, 12 NOVEMBER 2025 • 20:50 WIB

Wujudkan Pekerjaan Aman, Pemko Medan Gelar FGD Bahas K3 Konstruksi

Author

FGD yang diikuti 120 peserta dari berbagai stakeholder pengawasan K3 di Gedung serbaguna PKK Kota Medan, Selasa (11/11/25). (Pemko Medan) 

Sumatera Utara - Pemerintah Kota Medan terus menunjukkan keseriusan dalam menjamin keselamatan kerja. Melalui Dinas SDABMBK, Pemko Medan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema Optimalisasi Pengawasan K3 pada Pekerjaan Konstruksi.

FGD ini diadakan di Gedung PKK Kota Medan pada Selasa (11/11/2025), dihadiri sekitar 120 peserta dari berbagai instansi yang terkait dengan pengawasan K3. Acara dibuka oleh Asisten Ekbang Citra Effendi Capah yang mewakili Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.

Dalam sambutannya, Citra menegaskan bahwa pembangunan kota yang dinamis seperti Medan membutuhkan perhatian khusus terhadap aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Menurutnya, K3 harus diterapkan sejak tahap perencanaan hingga bangunan siap digunakan.

Baca juga: Waspada Keracunan, Sumut Perkuat Mitigasi dan Higienitas Makanan Sekolah

Ia menjelaskan, pengawasan K3 memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak agar pelaksanaannya optimal. “Perlu pengawasan kolektif dari seluruh elemen, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat,” ujarnya.

Citra berharap kegiatan ini menghasilkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif. Selain itu, FGD juga diharapkan memperkuat koordinasi antar lembaga agar kesadaran terhadap pentingnya K3 semakin meningkat.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan, menyampaikan bahwa sektor konstruksi masih menjadi penyumbang tinggi kecelakaan kerja di Indonesia. Karena itu, pengawasan K3 tak bisa diabaikan.

Gibson menilai pengawasan K3 harus menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari pemerintah, kontraktor, hingga akademisi. Sinergi lintas sektor diperlukan agar pelaksanaan di lapangan bisa lebih efektif.

Baca juga: Kolaborasi Lewat JASKOP, Sumut Sukses Redam Gejolak Harga Pangan

Ia menambahkan bahwa integrasi pengawasan K3 di setiap tahapan pekerjaan konstruksi—mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga audit pasca proyek—akan menjadi fokus utama dalam diskusi ini.

Selain kegiatan diskusi, Dinas SDABMBK juga mengadakan pameran advokasi K3 yang menampilkan berbagai materi edukatif seperti brosur, video, dan leaflet tentang keselamatan kerja.

Dengan adanya kegiatan ini, Pemko Medan berharap kesadaran dan kepatuhan terhadap standar K3 semakin meningkat di seluruh proyek pembangunan kota.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU