Sumatera Utara - Sebagai tuan rumah Konsultasi Regional (Konreg) Produk Domestik Bruto dan Indikator Sosial Ekonomi (PDRB-ISE) 2025 se-Sumatera, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menghadirkan gagasan baru untuk menjawab tantangan ekonomi terkini.
Kepala Bappelitbang Sumut, Dikky Anugerah, mengatakan forum ini menghasilkan tiga rekomendasi strategis yang menjadi arah baru pembangunan ekonomi di Pulau Sumatera. Rekomendasi ini disebut “Mufakat Tanah Deli”.
Pertama, memperkuat kerja sama antarprovinsi di Sumatera untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan memperbaiki kondisi sosial. Kedua, memastikan tindak lanjut hasil Konreg menjadi tanggung jawab masing-masing daerah pelaksana.
Baca juga: Pemprov Sumut Resmi Ajukan KUA-PPAS 2026, Fokus ke Efisiensi dan Pembangunan Prioritas
Ketiga, membentuk aplikasi “Sumatera Data Hub” sebagai pusat data ekonomi dan sosial yang terintegrasi. Aplikasi ini diharapkan menjadi dasar pengambilan kebijakan berbasis data.
Dikky menegaskan bahwa forum ini tidak hanya menjadi wadah berbagi data, tetapi juga menghasilkan solusi konkret untuk menghadapi tantangan seperti inflasi dan kebutuhan pangan.
Menurutnya, kolaborasi antarwilayah akan menciptakan arah pembangunan yang lebih sinkron di seluruh Sumatera. Dengan data yang kuat, kebijakan daerah dapat disusun lebih akurat dan tepat sasaran.
Baca juga: Terbongkar di Persidangan, Uang Miliaran Rupiah Mengalir ke Pejabat PUPR Sumut
Direktur Neraca Pengeluaran BPS, Pipit Helly Sorayan, menilai inisiatif ini penting untuk memperkuat posisi Sumatera sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Ia berharap pembaruan data dapat dilakukan lebih cepat, bahkan hingga skala bulanan.
Langkah ini diyakini akan berdampak besar terhadap kecepatan pemerintah dalam mengambil keputusan strategis. Dengan begitu, kebijakan ekonomi dapat lebih responsif terhadap perubahan kondisi di lapangan.
Selain BPS, forum ini juga dihadiri perwakilan Bank Indonesia, Bappelitbang, dan berbagai OPD dari 10 provinsi di Pulau Sumatera. Kehadiran mereka menjadi bukti kuatnya sinergi lintas daerah.
Pemprov Sumut berharap hasil Konreg 2025 dapat menjadi fondasi ekonomi baru di kawasan barat Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Sumatera dalam perekonomian nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA