Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 15 OKTOBER 2025 • 21:44 WIB

Perkuat Persatuan, Densus 88 dan Kemenag Sumut Libatkan Tokoh Agama Tangkal Radikalisme

Perkuat Persatuan, Densus 88 dan Kemenag Sumut Libatkan Tokoh Agama Tangkal RadikalismeBimbingan Teknis Hari Besar Islam yang digelar di Hall Saka Hotel, Jalan Gagak Hitam No. 14, Medan Sunggal, Kota Medan, 14 Oktober 2025. (Tribrata Sumut) 

Sumatera Utara - Upaya mencegah penyebaran paham intoleransi dan radikalisme terus dilakukan di Sumatera Utara. Densus 88 Antiteror (AT) wilayah Sumut bersama Kementerian Agama provinsi setempat memperkuat kerja sama dalam menangkal pengaruh paham ekstremisme dan terorisme yang masih mengancam masyarakat.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis Hari Besar Islam yang berlangsung di Hall Saka Hotel, Medan Sunggal. Kegiatan ini diikuti 25 peserta dari kalangan tokoh agama dan masyarakat yang diharapkan menjadi agen moderasi beragama di daerahnya masing-masing.

Dalam kegiatan itu, Tim Cegah Satgaswil Densus 88 AT Sumut memperkenalkan konsep “Vaksin IRET,” yaitu langkah preventif yang menekankan edukasi dini tentang bahaya intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.

Kepala Kesbangpol Sumut, Mulyono, menyampaikan bahwa program seperti ini penting untuk memperkuat ketahanan ideologi bangsa, terutama di kalangan muda. Ia menilai, pendidikan nilai kebangsaan perlu menjadi benteng utama dari pengaruh paham yang dapat memecah belah.

Baca juga: Dinsos Medan Tunjukkan Kepedulian Sosial dengan Salurkan Bantuan bagi Warga Disabilitas

Materi yang dibawakan menyoroti pentingnya menjadikan perayaan hari besar Islam sebagai sarana untuk memperkuat nilai persatuan. Perayaan itu seharusnya mampu menanamkan cinta tanah air dan meningkatkan wawasan kebangsaan masyarakat.

Sekretaris MUI Kota Medan, Prof. Dr. Mustafa Kamal Rokan, menambahkan bahwa kegiatan keagamaan sebaiknya tidak hanya bersifat seremonial. Menurutnya, keseimbangan dan kreativitas dalam perayaan keagamaan dapat mempererat kebersamaan antarumat.

“Perayaan yang inklusif dan penuh semangat kebersamaan akan memperkuat kohesi sosial,” ujarnya dalam kesempatan tersebut.

Dosen Fakultas Agama Islam UMSU, Dr. Abdul Rahman, turut menegaskan pentingnya menjadikan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum meneladani akhlak Rasul dalam kehidupan sosial dan bernegara.

Baca juga: Serunya Anak-Anak PAUD Sergai Membatik Bareng Kahiyang Ayu di Hari Batik Nasional

Sementara itu, perwakilan Kemenag Sumut, Dr. H. Zulfan Efendi, mengapresiasi sinergi yang dibangun antara Densus 88 dan Kemenag. Menurutnya, langkah tersebut merupakan wujud komitmen menjaga keharmonisan antarumat beragama.

Melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif, kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap bahaya radikalisme. Densus 88 menegaskan, kerja sama lintas lembaga akan terus diperkuat agar Sumut menjadi provinsi yang damai dan moderat.

Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pencegahan dini jauh lebih efektif daripada penindakan, dengan melibatkan tokoh agama sebagai ujung tombak dalam menanamkan nilai toleransi di tengah masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Tribrata Sumut

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Perkuat Persatuan, Densus 88 dan Kemenag Sumut Libatkan Tokoh Agama Tangkal Radikalisme

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!