Sabtu, 27 SEPTEMBER 2025 • 22:20 WIB

Antisipasi Banjir Bandang, Bobby Nasution Minta Mitigasi Bahorok Diperkuat

Author

Bobby Nasution saat rakor kesiapsiagaan banjir bandang akibat bencana hidrometeorologi basah di Kantor Camat Desa Timbang Jaya Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Jumat (26/9/2025). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menekankan pentingnya mitigasi dini bencana banjir bandang di kawasan wisata Bukit Lawang, Bahorok, Kabupaten Langkat. Ia meminta agar tragedi serupa tahun 2003 tidak kembali terulang.

Dalam rapat koordinasi kesiapsiagaan bencana yang digelar secara virtual bersama BMKG, Bobby menyampaikan perlunya kesadaran masyarakat dan pelaku usaha di sekitar Sungai Bahorok terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Bobby menegaskan, kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi semua pihak, termasuk Forkopimda, BPBD, akademisi, hingga masyarakat.

Kepala BMKG RI, Dwikorita Karnawati, menjelaskan banjir bandang 2003 dipicu gempa kecil yang tak dirasakan manusia, tetapi menyebabkan pergeseran kontur tanah. Longsor dari perbukitan Bukit Barisan menutup aliran sungai dan menciptakan bendungan alami.

Saat musim hujan, volume air yang meningkat menghancurkan bendungan tersebut, membawa kayu dan tanah deras ke pemukiman. Peristiwa ini menimbulkan kerusakan besar di Bahorok.

Baca juga: Wagub Sumut Dukung Perjuangan APARA Terkait Reforma Agraria

Dwikorita mengingatkan adanya potensi gempa kecil yang dapat kembali memicu longsor. Karena itu, pemantauan kondisi sungai dan bukit sekitar harus diperketat untuk mendeteksi perubahan struktur tanah.

BMKG mengusulkan agar material kayu dan tanah yang menyumbat sungai dibersihkan secara bertahap. Selain itu, koordinasi dengan BPBD perlu ditingkatkan guna menyebarkan informasi cuaca ekstrem kepada masyarakat.

Langkah mitigasi ini dinilai krusial mengingat curah hujan di Sumut cenderung meningkat menjelang akhir tahun. Antisipasi sejak dini dapat meminimalkan dampak bencana.

Sementara itu, Bupati Langkat Syah Afandin menyampaikan apresiasinya atas perhatian Gubernur. Ia menyebut perhatian Bobby pada pembangunan infrastruktur sekaligus mitigasi bencana sebagai angin segar bagi masyarakat.

Baca juga: Bobby Nasution Dengar Keluhan Petani Toba: Pupuk Mahal, Hasil Jual Murah

Menurutnya, Bahorok bukan hanya daerah rawan bencana, tetapi juga destinasi wisata penting bagi Sumut. Karena itu, upaya perlindungan terhadap wilayah ini harus menjadi prioritas.

Bobby menegaskan kembali komitmennya agar pemerintah provinsi hadir dalam setiap upaya pencegahan. Menurutnya, keselamatan warga Bahorok adalah hal utama yang harus dijaga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU