Minggu, 07 SEPTEMBER 2025 • 00:40 WIB

Tambang Batu Padas di Asahan Longsor, Korban Jiwa Tiga Orang

Author

ilustrasi tanah longsor (AI) 

Sumatera Utara - Bencana tanah longsor terjadi di Kabupaten Asahan dan menelan korban jiwa. Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumut melaporkan tiga orang meninggal dunia akibat kejadian ini.

Peristiwa tersebut berlangsung di Kecamatan Aek Songsongan, Desa Marjanji Aceh, tepatnya di area Tambang Batu Padas Bedeng 7. Longsor terjadi pada Jumat (5/9) sore.

Menurut laporan Pusdalops di Medan, longsor disebabkan aktivitas penambangan di sekitar bukit. Kondisi galian membuat struktur tanah rapuh hingga akhirnya runtuh.

Material longsor langsung menimpa area kerja para penambang. Akibatnya, sejumlah pekerja tertimpa, tiga orang meninggal dunia, dan satu orang dilaporkan mengalami luka-luka.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, membenarkan laporan ini. Ia menegaskan data yang masuk masih bersifat sementara.

Baca juga: 64 CPNS IPDN Terima SK, Sekdaprov Sumut Tekankan Pentingnya Disiplin dan Networking

Sri Wahyuni, atau akrab disapa Yuyun, mengatakan berbagai langkah penanganan sudah dilakukan. Pemerintah kabupaten bersama pemangku kebijakan langsung berkoordinasi ke lokasi.

"Berkoordinasi dengan pemerintah setempat, melakukan asesmen ke lokasi terdampak serta melakukan penanganan di lokasi terdampak," ujarnya.

Tim gabungan juga melakukan asesmen lapangan untuk menilai dampak serta kebutuhan penanganan darurat. Hal ini penting agar proses evakuasi dan pertolongan lebih cepat.

Upaya evakuasi korban telah berhasil dilakukan. Para korban yang tertimpa material longsor akhirnya dievakuasi dari lokasi kejadian.

Baca juga: Komitmen Wali Kota Medan: Aspirasi Buruh Harus Didengar dan Diperjuangkan

Pusdalops memastikan kondisi di lokasi kini dalam pengawasan. Tim gabungan terus berjaga mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.

Tragedi ini menjadi pengingat akan risiko aktivitas penambangan di area rawan longsor. Kondisi alam yang tidak stabil bisa memicu bencana sewaktu-waktu.

Masyarakat diimbau tetap waspada dan pemerintah setempat diharapkan memperketat pengawasan terhadap aktivitas tambang. Langkah ini penting demi keselamatan para pekerja dan warga sekitar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU