Sumatera Utara - Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2025 resmi memperoleh persetujuan dari DPRD Kota Medan. Persetujuan tersebut disahkan dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (7/7/2026).
Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen. Agenda sidang meliputi penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar), pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD, hingga penandatanganan keputusan bersama antara pimpinan DPRD dan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.
Menanggapi persetujuan tersebut, Rico Waas menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Medan. Ucapan terima kasih secara khusus juga diberikan kepada Badan Anggaran yang telah membahas dokumen pertanggungjawaban bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta perangkat daerah terkait.
Baca juga: Jambore Daerah XI Sumut 2026 Dibuka, Surya Dorong Pramuka Perkuat Karakter dan Kepemimpinan
Menurut Rico, proses pembahasan yang berlangsung menunjukkan kemitraan yang berjalan baik antara legislatif dan eksekutif. Sinergi tersebut dinilai penting agar seluruh tahapan pengelolaan APBD, mulai dari proses perencanaan hingga pelaporan, dapat terlaksana secara optimal.
Ia mengatakan hubungan yang kuat antara kedua lembaga menjadi salah satu modal dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Karena itu, pembahasan yang dilakukan bersama DPRD menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan Kota Medan.
Meski Ranperda telah disetujui, Rico menegaskan masih terdapat sejumlah catatan yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah. Ia menyebut pandangan akhir fraksi-fraksi DPRD menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pada masa mendatang.
Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah peningkatan tata kelola keuangan daerah. Rico berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus memperkuat sistem pengelolaan keuangan yang lebih partisipatif, transparan, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, ia juga menyinggung realisasi keuangan sepanjang tahun anggaran 2025. Menurutnya, pelaksanaan anggaran telah berjalan secara optimal, meskipun masih terdapat sejumlah target yang belum tercapai sepenuhnya.
Atas kondisi tersebut, Rico meminta seluruh perangkat daerah tidak cepat merasa puas dengan hasil yang telah diraih. Ia menilai masih diperlukan upaya yang lebih maksimal agar target pembangunan yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan lebih baik.
Instruksi itu ditujukan kepada seluruh jajaran perangkat daerah agar terus meningkatkan integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. Rico menegaskan setiap perangkat daerah perlu bekerja lebih fokus dan lebih keras untuk mendukung pelaksanaan visi dan misi pembangunan Kota Medan.
Pada akhir sambutannya, Rico kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan untuk menindaklanjuti berbagai catatan strategis yang disampaikan DPRD. Menurutnya, setiap masukan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.
Ia juga menilai keberhasilan pembangunan kota tidak hanya bergantung pada pemerintah semata. Kolaborasi antara eksekutif, legislatif, yudikatif, kalangan profesional, pers, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Rico optimistis sinergi yang telah terbangun akan menjadi modal untuk meningkatkan pelayanan publik, memperkuat daya saing daerah, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara bertahap. Menurutnya, langkah-langkah strategis yang dilakukan secara terintegrasi akan memberikan hasil yang lebih baik bagi pembangunan Kota Medan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemko Medan