Sumatera Utara - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya kerja sama antar kota dalam menghadapi tantangan zaman. Hal ini disampaikannya dalam pembukaan Raker Komwil I APEKSI di Banda Aceh.
Menurut Rico, forum ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Raker menjadi ruang strategis untuk bertukar ide dan solusi antar daerah.
Ia menyampaikan kekagumannya terhadap Banda Aceh sebagai tuan rumah. Kota tersebut dinilai sebagai simbol ketangguhan dan pemulihan.
Rico menilai Banda Aceh berhasil bangkit dari bencana. Semangat tersebut dinilai penting untuk diteladani oleh daerah lain.
Ia mengingatkan bahwa APEKSI harus menjadi wadah kolaborasi yang nyata. Bukan sekadar organisasi formal tanpa dampak konkret.
Baca juga: Bobby Nasution Tekankan Pentingnya Regulasi Jelas untuk Pengungsi
Dalam forum tersebut, Rico mendorong kepala daerah untuk saling terbuka. Ia menilai pentingnya berbagi pengalaman dan praktik terbaik.
Menurutnya, tidak ada salahnya belajar dari kota lain yang lebih maju. Justru dari proses tersebut, solusi baru dapat ditemukan.
Rico juga menyoroti pentingnya pengelolaan fiskal yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa kekuatan fiskal tidak hanya dilihat dari kondisi saat ini.
Keuangan daerah harus dirancang untuk jangka panjang. Minimal untuk dua hingga tiga tahun ke depan agar tetap stabil.
Selain itu, ia menekankan pentingnya mitigasi bencana. Kota harus memiliki sistem yang siap menghadapi kondisi darurat.
Edukasi masyarakat juga menjadi bagian penting. Hal ini agar warga mampu melakukan evakuasi secara mandiri saat terjadi bencana.
Rico juga menyoroti pentingnya sinergi antar kota dan kabupaten. Kerja sama dinilai sebagai kunci dalam menghadapi berbagai tantangan.
Baca juga: Genjot PAD, Pemprov Sumut Andalkan Inovasi Pajak dan Digitalisasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemko Medan