Sumatera Utara - TP PKK Sumatera Utara menggelar kegiatan trauma healing bagi anak korban bencana di Tapanuli Selatan. Kegiatan dilakukan bekerja sama dengan SERUNI Kabinet Merah Putih.
Pelaksanaan dipusatkan di SD Negeri 100794 Desa Hutagodang, Kecamatan Batangtoru. Anak-anak mendapatkan layanan psikososial sebagai upaya pemulihan.
Program ini bertujuan memperkuat mental dan fisik anak pascabencana. Diharapkan mereka kembali siap menjalani kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diajak berinteraksi secara menyenangkan. Pendekatan dilakukan lewat permainan dan nyanyian.
Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu hadir langsung dalam kegiatan. Ia didampingi Staf Ahli I Titiek Sugiharti.
Baca juga: Kekerasan Anak Masih Tinggi, Pemprov Sumut Ingatkan Peran Keluarga
Turut hadir pengurus SERUNI KMP Bidang V Rustini Muhaimin dan Mutiara Mugiyanto. Mereka berinteraksi hangat dengan para siswa.
Selain kegiatan psikososial, rombongan juga menyalurkan bantuan. Bantuan berupa tas, sepatu, buku tulis, dan buku cerita anak.
Kahiyang mengajak anak-anak rajin membaca. Ia menyebut buku sebagai jendela dunia yang membuka wawasan.
Meski masih dalam suasana pascabencana, para siswa terlihat antusias. Mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan semangat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi generasi muda. Anak-anak didorong untuk menatap masa depan lebih baik.
Baca juga: Pemko Medan Libatkan Kejaksaan Demi Pembangunan yang Tertib dan Akuntabel
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran TP PKK memberi dukungan moral bagi anak-anak.
Ia berharap kondisi masyarakat segera pulih. Pemerintah juga menunggu proses pengadaan hunian tetap.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA