Sumatera Utara - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Sumatera Utara terus mendorong percepatan digitalisasi administrasi di tingkat daerah. Langkah ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital secara optimal.
Ketua TP PKK Provinsi Sumut, Kahiyang Ayu, menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi digital menjadi fokus utama, terutama dalam pengelolaan administrasi dan pelaporan kegiatan.
Ia menegaskan bahwa PKK kabupaten dan kota di seluruh Sumut didorong untuk menerapkan konsep paperless atau tanpa kertas. Pendekatan ini dinilai selaras dengan perkembangan zaman.
Menurut Kahiyang, penggunaan sistem digital merupakan tren yang terus berkembang. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya efisiensi kerja dan pengurangan dampak lingkungan.
Baca juga: Pisah Sambut Kajari Medan, Pemkot Tekankan Pentingnya Pendampingan Hukum
Digitalisasi administrasi dinilai mampu meringankan beban kerja pengurus PKK. Terutama dalam hal pencatatan dan penyusunan laporan kegiatan.
Selain itu, sistem digital juga dianggap mampu meningkatkan kecepatan dan akurasi data. Dengan demikian, pelaporan administrasi dapat dilakukan secara lebih tertib dan transparan.
Kahiyang menyampaikan bahwa sistem administrasi yang rapi dan tertata akan berdampak langsung pada efektivitas program pemberdayaan keluarga. Program dapat dijalankan dengan lebih tepat sasaran.
Ia menegaskan bahwa ke depan tidak boleh lagi ada kendala administratif. Digitalisasi menjadi solusi agar laporan kegiatan dapat disusun dengan lebih mudah dan terstruktur.
Dalam kesempatan tersebut, Kahiyang juga mengajak seluruh kader PKK untuk memperkuat kekompakan. Sinergi antarwilayah dinilai penting dalam mendukung kinerja organisasi.
Baca juga: KPRI Pemko Medan Salurkan Beasiswa, Dukung Prestasi Anak ASN
Pelatihan tertib administrasi TP PKK kabupaten/kota se-Sumut digelar pada 2 hingga 4 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas pengurus.
Pelatihan tersebut diisi dengan simulasi penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Pelaporan dan Data atau SIPANDA PKK Sumut. Aplikasi ini dirancang untuk mendukung sistem administrasi digital.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan TP PKK dari seluruh kabupaten dan kota di Sumut. Partisipasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung transformasi digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA