Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 04 FEBRUARI 2026 • 09:13 WIB

Isra Mi’raj 1447 H Jadi Penguat Spirit Pembangunan Kota Medan yang Humanis

Isra Mi’raj 1447 H Jadi Penguat Spirit Pembangunan Kota Medan yang HumanisSekda Wiriya Alrahman dalam kegiatan peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H yang digelar di lapangan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Senin (2/2/26). (Pemko Medan)

Sumatera Utara - Pemerintah Kota Medan terus menegaskan pentingnya menyatukan nilai-nilai keagamaan dengan arah pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan. Pendekatan ini diyakini mampu menciptakan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga pada kualitas manusia.

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melalui Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman, dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan.

Kegiatan keagamaan ini diselenggarakan oleh Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan. Acara berlangsung khidmat dengan menghadirkan penceramah Ustad Jufri CHSI, S.Ag, serta dihadiri unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat.

Baca juga: Pemko Medan Tekankan Pentingnya Normalisasi Sungai untuk Pengendalian Banjir

Dalam sambutannya, Sekda Wiriya Alrahman menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang menyeluruh. Menurutnya, pembangunan tidak bisa dilepaskan dari nilai-nilai moral dan spiritual.

Ia menilai sinergi lintas perangkat daerah dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap aktivitas keagamaan dan sosial. Tujuannya agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat dari setiap kegiatan publik yang diselenggarakan.

Wiriya juga mengajak masyarakat untuk ikut terlibat aktif dalam pembangunan Kota Medan. Menurutnya, pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun manusia yang berintegritas dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Ia mencontohkan peran sederhana yang bisa dilakukan masyarakat, seperti menjaga fasilitas umum, tidak membuang sampah sembarangan, serta terus meningkatkan pengetahuan dan kualitas diri.

Dalam kesempatan itu, Sekda juga mengingatkan bahaya narkoba dan judi online yang dinilai hanya membawa dampak buruk bagi individu, keluarga, dan masyarakat luas. Kepala keluarga diminta menjaga kesehatan dan melindungi keluarganya dari pengaruh negatif zaman.

Para ibu, lanjutnya, memiliki peran penting sebagai pendidik pertama bagi anak-anak. Sementara para tokoh agama dan masyarakat diharapkan terus menyampaikan pesan keimanan, ketekunan, dan semangat berusaha.

Baca juga: Atasi Macet Medan Utara, Pemko Medan Dorong Pembenahan Simpang Titipapan

Generasi muda pun diajak memanfaatkan masa muda dengan belajar, berkarya, dan bekerja demi masa depan yang lebih baik. Momentum Isra Mi’raj diharapkan mampu memperkuat kepedulian sosial dan kesabaran dalam membangun kota yang harmonis.

Di akhir sambutannya, Wiriya menegaskan komitmen Pemko Medan untuk terus bersinergi dengan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat. Dengan ridho Allah SWT, Kota Medan didoakan menjadi kota yang aman, makmur, dan berkelanjutan.

Tausiyah agama yang disampaikan Ustad Jufri CHSI menekankan bahwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa agung yang membawa perintah utama bagi umat Islam, yakni salat. Ia mengajak umat menjadikan momen ini sebagai refleksi untuk memperbaiki kualitas ibadah dan kekhusyukan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemko Medan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Isra Mi’raj 1447 H Jadi Penguat Spirit Pembangunan Kota Medan yang Humanis

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!