Bobby Nasution saat tinjau Program Berobat Gratis (PROBIS) ke lapangan. (Pemprov Sumut)
Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kembali menorehkan capaian di bidang pelayanan publik, khususnya sektor kesehatan. Upaya menghadirkan layanan berobat gratis bagi masyarakat berbuah penghargaan dari pemerintah pusat melalui UHC Award kategori pratama.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar kepada Pemprov Sumut dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Momentum ini menjadi pengakuan atas konsistensi daerah dalam memperluas akses layanan kesehatan.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution, Pemprov Sumut menjalankan Program Berobat Gratis atau PROBIS. Program ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP.
Baca juga: Bulog Sumut Genjot Distribusi Beras SPHP Stabilkan Harga Pascabencana
PROBIS dirancang sebagai bentuk nyata dukungan terhadap Universal Health Coverage. Melalui skema ini, masyarakat Sumatera Utara tidak lagi dibebani hambatan administratif dalam mendapatkan layanan medis dasar hingga lanjutan.
Capaian signifikan berhasil diraih pada 2025, ketika Sumatera Utara mencapai status UHC Prioritas lebih cepat dari target. Tingkat kepesertaan tercatat telah mencapai 100 persen, dengan peserta aktif mendekati 99 persen.
Untuk mendukung pelaksanaan PROBIS, Pemprov Sumut menjalin kerja sama dengan ratusan fasilitas kesehatan. Layanan berobat gratis dapat diakses melalui rumah sakit, puskesmas, dan klinik yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota.
Asisten Administrasi Umum Pemprov Sumut Muhammad Suib menegaskan bahwa program UHC melalui PROBIS akan terus dilanjutkan. Komitmen tersebut menjadi bagian dari kebijakan strategis pemerintah daerah dalam menjamin kesehatan warga.
Tidak hanya mempertahankan program, Pemprov Sumut juga berfokus pada peningkatan kualitas layanan. Penyempurnaan sistem pelayanan dan pengawasan menjadi perhatian agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.
Sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan warga, layanan pengaduan disiapkan dan beroperasi selama 24 jam. Kanal ini dimaksudkan untuk menampung masukan maupun keluhan terkait pelaksanaan PROBIS.
Baca juga: Bobby Nasution Minta Keringanan Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Terdampak Bencana
Dari sisi nasional, BPJS Kesehatan menilai peran kepala daerah sangat menentukan keberhasilan UHC. Dukungan kebijakan dan penganggaran di tingkat daerah berpengaruh langsung terhadap keberlangsungan kepesertaan aktif.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti menyampaikan bahwa capaian nasional UHC tidak terlepas dari inisiatif daerah. Sumatera Utara menjadi salah satu contoh daerah yang mampu mendorong partisipasi masyarakat secara maksimal.
Penghargaan UHC Award ini sekaligus menjadi pengingat bahwa upaya pemerataan layanan kesehatan membutuhkan komitmen berkelanjutan, tidak hanya dalam cakupan kepesertaan, tetapi juga kualitas pelayanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA, PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA