Sumatera Utara - Kota Medan dipastikan telah kembali dalam kondisi normal usai diterjang banjir besar yang sempat mengganggu aktivitas masyarakat.
Kepastian tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Provinsi Sumatera Utara.
Rapat berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, dan dipimpin Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satgas.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas hadir langsung dalam rapat koordinasi tersebut bersama kepala daerah lainnya.
Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa dari 33 kabupaten dan kota di Sumut, sebanyak 18 daerah terdampak banjir.
Baca juga: Lihat Dampak Parah Banjir, BKPRMI Labusel Salurkan Bantuan ke Sayur Matinggi
Namun, beberapa daerah telah dinyatakan kembali normal, termasuk Kota Medan, Kota Binjai, Kota Padangsidimpuan, dan Kabupaten Asahan.
Menurut Tito, daerah yang dinyatakan normal ditandai dengan berfungsinya kembali pemerintahan daerah, pelayanan publik, serta akses jalan darat.
Selain itu, aktivitas ekonomi juga telah kembali berjalan dengan baik di daerah-daerah tersebut.
Tito menyebutkan bahwa kondisi tersebut telah dilakukan pengecekan langsung di lapangan.
Sementara bagi daerah yang belum sepenuhnya pulih, pemerintah akan melakukan percepatan normalisasi dengan mengerahkan seluruh kekuatan yang ada.
Baca juga: Kohati Badko HMI Sumut Fokuskan Bantuan dan Pemulihan Psikologis Korban Bencana
Kepala daerah juga diminta segera melakukan pendataan, terutama terhadap warga yang masih berada di lokasi pengungsian.
Data tersebut akan digunakan sebagai dasar untuk mempercepat penyaluran bantuan lanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemko Medan