Sumatera Utara - Upaya pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang mendapat dukungan nyata dari Pemerintah Kota Medan. Bantuan berupa personel dan armada berat dinilai berperan besar dalam mempercepat penanganan dampak bencana di wilayah tersebut.
Apresiasi itu disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto saat meninjau lokasi terdampak bencana di Aceh Tamiang. Ia menyebut kontribusi Pemkot Medan sangat membantu proses normalisasi.
Menurut Bima Arya, bantuan yang diberikan tidak hanya cepat, tetapi juga menunjukkan totalitas pemerintah daerah dalam membantu wilayah lain yang terdampak bencana.
Personel dan alat berat yang dikerahkan Pemkot Medan berperan penting dalam membersihkan material banjir serta memulihkan fasilitas publik yang terdampak.
Baca juga: Terobos Medan Sulit, TNI Andalkan Motor Trail Salurkan Bantuan di Taput
Bima Arya menilai kekuatan armada yang dikirimkan menjadi faktor krusial dalam mempercepat proses pemulihan, terutama pada tahap awal penanganan pascabencana.
Atas kontribusi tersebut, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Medan beserta jajaran.
Sebelumnya, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas secara langsung melepas keberangkatan personel dan armada menuju Aceh Tamiang sebagai bentuk solidaritas antar daerah.
Pemkot Medan mengerahkan unit mobil pemadam kebakaran PK 48 dan PK 49, masing-masing dengan kapasitas 5.000 liter, untuk membantu proses pembersihan.
Selain itu, alat berat yang dikirim meliputi satu motor grader, dua backhoe loader, empat dump truk, serta tiga trado untuk mendukung pekerjaan di lapangan.
Baca juga: Panorama Memikat, Infrastruktur Simago-Mago Sipirok Masih Terbatas
Kombinasi personel dan peralatan ini memungkinkan penanganan material banjir dilakukan lebih efektif dan terkoordinasi.
Rico Waas menyebut pengerahan armada tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas pemerintah daerah terhadap kondisi darurat yang dialami Aceh Tamiang.
Ia menegaskan bahwa bantuan lintas daerah menjadi bukti pentingnya kerja sama dan respons cepat dalam menghadapi bencana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA