Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 08 SEPTEMBER 2025 • 22:10 WIB

Sekdaprov Sumut Dorong Kabupaten/Kota Bergerak Cepat Kendalikan Inflasi

Sekdaprov Sumut Dorong Kabupaten Kota Bergerak Cepat Kendalikan Inflasirapat lanjutan percepatan realisasi anggaran dan penanganan laju inflasi bersama Sekda Kabupaten/Kota se-Sumut, Aula Gedung Bappelitbang Sumut, Medan, Senin (8/9/2025). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, Togap Simangunsong, meminta seluruh kabupaten dan kota di Sumut mengambil langkah proaktif untuk menekan inflasi. Ajakan itu disampaikan dalam rapat di Aula Gedung Bina Graha Bappelitbang Sumut, Medan, Senin (8/9/2025).

Menurut Togap, inflasi Sumut pada Agustus 2025 tercatat sebesar 4,42 persen year-on-year. Angka tersebut jauh lebih tinggi dari target ideal 2,5 persen.

"Pertemuan ini kita adakan dalam rangka untuk melakukan langkah yang proaktif terkait kondisi perekonomian di Sumut, " ucap Togap Simangunsong. "Pada Minggu yang lalu, Sumut masih inflasi 4,42%. Idealnya inflasi Sumut adalah 2,5% dan harus kita upayakan di angka ini, agar ideal dari segi masyarakat dan pengusaha tidak terganggu."

Ia menjelaskan, penyumbang utama inflasi berasal dari komoditas cabai merah, bawang merah, hingga daging ayam. Salah satu penyebabnya, pasokan bahan pangan justru banyak dikirim keluar Sumut.

Baca juga: Lantik Pejabat Baru, Wagub Sumut Surya: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Sekadar Kedudukan

“Kita harus memastikan kebutuhan pokok masyarakat Sumut terpenuhi dulu, sebelum dipasarkan keluar provinsi,” tegasnya.

Untuk itu, Togap mendorong kabupaten/kota memperkuat tim pengendalian inflasi di daerah masing-masing. Pemantauan stok, harga, hingga distribusi harus diperhatikan secara ketat.

Selain itu, operasi pasar dan pasar murah juga diharapkan digencarkan. Upaya tersebut penting agar masyarakat tetap dapat mengakses bahan pokok dengan harga yang terjangkau.

Togap juga menyoroti peran APBD dalam menjaga daya beli masyarakat. Menurutnya, masih ada banyak belanja daerah yang belum terealisasi.

Baca juga: Geopark Kaldera Toba Raih Green Card Lagi, Harumkan Nama Sumut di Dunia

“Ketika uang hanya terendap di kas daerah, maka perputaran ekonomi masyarakat terganggu,” jelas Togap.

Ia menambahkan, percepatan realisasi anggaran akan membantu menekan inflasi. Sebab, belanja pemerintah memiliki efek langsung terhadap daya beli dan pertumbuhan ekonomi.

"Kita harap dengan percepatan realisasi anggaran ini tentunya mendongkrak daya beli masyarakat," katanya.

Dengan langkah bersama, Sekdaprov yakin inflasi Sumut bisa ditekan mendekati angka ideal. “Sinergi daerah sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi kita,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sekdaprov Sumut Dorong Kabupaten/Kota Bergerak Cepat Kendalikan Inflasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!