Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 19 AGUSTUS 2025 • 12:00 WIB

Bupati Madina Tinjau Jembatan Nagajuang, Warga Khawatir Terputus Akibat Abrasi

Bupati Madina Tinjau Jembatan Nagajuang, Warga Khawatir Terputus Akibat AbrasiPeninjauan kondisi jembatan Abdul Hakim Ritonga di Desa Jambur Padangmatinggi, Kecamatan Panyabungan Utara oleh Bupati Madina Saipullah Nasution Senin, (18/82025). (ANTARA/HO-Diskominfo Madina) 

Sumatetera Utara - Bupati Mandailing Natal (Madina), Saipullah Nasution, meninjau langsung kondisi jembatan Abdul Hakim Ritonga yang berada di Desa Jambur Padangmatinggi, Kecamatan Panyabungan Utara. Jembatan ini diketahui berpotensi ambruk karena abrasi yang terus terjadi.

Tinjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah atas keluhan warga. Jembatan itu menjadi akses penghubung utama antara Kecamatan Panyabungan Utara dan Kecamatan Nagajuang.

Menurut penjelasan Bupati Saipullah, ancaman terbesar bukan pada konstruksi utama jembatan. Bagian yang rentan justru terdapat pada sambungan jalan menuju jembatan yang tergerus air saat banjir.

"Itu berpotensi akan terputus manakala datang banjir bandang karena airnya itu akan menggerus bagian terluar dari sambungan jembatan, jadi bukan jembatan utamanya," ucapnya, dilansir ANTARA News.

Baca juga: Stadion Utama Deli Serdang Jadi Saksi Kekalahan Timnas Indonesia U-17 Lawan Timnas Mali

Ia menegaskan bahwa jika banjir bandang kembali melanda, maka jalan penghubung tersebut bisa terputus. Hal itu disebabkan air mengikis sisi luar sambungan jalan yang tidak sekuat konstruksi utama jembatan.

Secara struktur, jembatan ini sebenarnya masih cukup kokoh. Pancang atau tiang penyangganya dipastikan aman. Namun, akses menuju jembatan menjadi titik rawan yang harus segera ditangani.

Bupati Saipullah menjelaskan bahwa sebelumnya Pemkab Madina sudah mengajukan usulan ke BNPB untuk perbaikan melalui program normalisasi pascabencana. Namun, jembatan ini tidak dapat masuk dalam program karena peristiwa banjir sudah terjadi lebih dari dua tahun lalu.

Sebagai langkah awal, pemerintah daerah akan melakukan normalisasi sungai Batang Gadis yang berada di bawah jembatan. Upaya ini dipertimbangkan melalui penggunaan APBD maupun pengajuan anggaran ke pemerintah provinsi.

Plt Kepala Dinas PUPR Madina, Elpianti Harahap, menambahkan bahwa timnya akan segera melakukan survei lapangan. Survei tersebut ditargetkan rampung dalam pekan ini guna menentukan kebutuhan anggaran.

Baca juga: Bangun Kerja Sama, Bobby Nasution Sambut Positif Dukungan Negara Sahabat

Ia menyebutkan bahwa langkah yang akan diambil sementara sebatas normalisasi sungai. Penanganan yang lebih besar seperti pembangunan dek penahan masih perlu pembahasan lanjutan.

Sementara itu, Camat Nagajuang, Rahmat Rizky Ramadhan Pulungan, menyampaikan apresiasi atas respons cepat dari bupati. Ia berharap penanganan bisa segera direalisasikan demi keselamatan masyarakat.

Kepala Desa Banua Rakyat, Ali Atas Tampubolon, juga menegaskan dukungan penuh masyarakat. Warga bahkan sudah membeli lahan di sekitar lokasi untuk mempermudah proses pembangunan ke depan tanpa hambatan pembebasan tanah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bupati Madina Tinjau Jembatan Nagajuang, Warga Khawatir Terputus Akibat Abrasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!