Rabu, 01 JULI 2026 • 17:00 WIB

Digitalisasi Pemerintahan Dipercepat, Pemprov Sumut Dorong Kolaborasi Lintas OPD

Author

Muhammad Suib saat membuka kegiatan ‘Pendampingan Penerapan Kebijakan Pemerintah Digital Regional Sumatera Tahun 2026’ yang diselenggarakan Kementerian PANRB di, Medan, Senin (29/6/2026). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat langkah transformasi digital dengan mendorong kolaborasi yang lebih erat antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Upaya tersebut dilakukan untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, terintegrasi, transparan, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sumut Muhammad Suib saat mewakili Gubernur Sumut Bobby Nasution membuka kegiatan Pendampingan Penerapan Kebijakan Pemerintah Digital Regional Sumatera Tahun 2026. Kegiatan yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) itu berlangsung di Adora Convention, Jalan Harmonika Nomor 7 Medan, Senin (29/6/2026).

Dalam sambutannya, Suib menegaskan bahwa transformasi digital kini telah menjadi kebutuhan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, digitalisasi menjadi bagian penting untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah diakses, transparan, akuntabel, dan efisien.

Ia menjelaskan, transformasi digital juga merupakan fondasi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, adaptif, serta mampu mengikuti perkembangan teknologi. Karena itu, seluruh perangkat daerah didorong untuk terus mempercepat implementasinya.

Baca juga: Jalan Perintis Kemerdekaan Akan Diperbaiki, Pelaku Usaha Berharap Pelanggan Kembali Ramai

Suib menilai keberhasilan transformasi digital tidak cukup hanya diukur dari banyaknya aplikasi yang dikembangkan. Yang lebih penting adalah sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan manfaat melalui pelayanan yang lebih sederhana, cepat, berkualitas, dan terpercaya.

Menurutnya, kegiatan pendampingan tersebut menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah sekaligus mempercepat penerapan kebijakan pemerintahan digital di setiap instansi.

Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memperkuat kolaborasi lintas sektor. Selain itu, pengelolaan data perlu terus diperbaiki, aplikasi pelayanan publik diintegrasikan, kompetensi sumber daya manusia digital ditingkatkan, serta budaya kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi terus dibangun.

Pada kesempatan tersebut, Suib menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PANRB yang telah mempercayakan Sumatera Utara sebagai tuan rumah kegiatan pendampingan bagi pemerintah daerah se-Regional Sumatera.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki arti penting sebagai bagian dari persiapan Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital sesuai amanat Peraturan Menteri PANRB Nomor 8 Tahun 2026. Kegiatan itu juga menjadi bagian dari upaya mendukung percepatan transformasi digital pemerintahan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Baca juga: Pemprov Sumut Dorong Transformasi Pelayanan Kesehatan Melalui Sinergi Rumah Sakit

Sementara itu, Asisten Deputi Koordinasi Penerapan Transformasi Digital Pemerintah Kementerian PANRB, Mohammad Averrouce, mengatakan keberhasilan transformasi digital bergantung pada kemampuan pemerintah menghadirkan layanan yang mudah diakses, terintegrasi, berpusat pada kebutuhan masyarakat, dan memberikan manfaat nyata.

Ia berharap melalui pendampingan tersebut pemerintah daerah mampu menyusun perencanaan yang selaras dengan kebijakan nasional. Selain itu, implementasi pemerintahan digital diharapkan semakin kuat, kualitas pelayanan publik meningkat, pemanfaatan data lebih optimal, serta keamanan informasi semakin terjaga.

Mohammad juga menegaskan bahwa kolaborasi menjadi salah satu kunci utama dalam keberhasilan transformasi digital pemerintahan. Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat digitalisasi layanan publik. Menurutnya, transformasi digital bukan hanya berfokus pada pembangunan aplikasi, tetapi pada kemampuan menghadirkan pelayanan yang terintegrasi, mudah diakses, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU