Sumatera Utara - Pemerintah Kota Medan melalui jajaran Kecamatan Medan Amplas bergerak cepat menangani gangguan layanan air bersih yang terjadi sejak Selasa malam (9/6/2026).
Sebagai langkah darurat, sejumlah truk tangki air bersih diterjunkan ke kawasan yang mengalami dampak paling besar akibat terhentinya aliran air.
Pendistribusian bantuan dilakukan pada Rabu pagi (10/6/2026) dengan menyasar beberapa titik yang membutuhkan pasokan air bersih.
Berdasarkan pantauan di lapangan, proses pembagian air berlangsung tertib dan kondusif.
Warga yang datang membawa jeriken, ember, dan tempat penampungan air lainnya tampak mengantre secara teratur tanpa menimbulkan kerumunan yang tidak terkendali.
Bantuan tersebut menjadi solusi penting di tengah kondisi ketika pasokan air ke rumah-rumah warga belum tersedia.
Meski saat ini aliran air dari perusahaan daerah telah kembali normal, bantuan yang diberikan sehari sebelumnya dinilai sangat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Baca juga: Administrasi Belum Rampung, Dana Bagi Hasil untuk Daerah Masih Menunggu
Salah seorang warga Medan Amplas, Rahma, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran truk tangki air bersih yang dikirim oleh pemerintah.
Menurutnya, kondisi saat itu cukup sulit karena air tidak mengalir sejak pagi hari sehingga aktivitas rumah tangga terganggu.
Ia menyampaikan rasa terima kasih karena kebutuhan memasak maupun mandi, cuci, dan kakus tetap dapat terpenuhi berkat bantuan tersebut.
Apresiasi serupa juga datang dari warga lainnya yang menilai distribusi air berlangsung tepat waktu dan dilakukan secara merata.
Masyarakat juga mengapresiasi kinerja petugas yang mampu menjaga ketertiban selama proses pembagian air berlangsung.
Camat Medan Amplas Zulfahmi Tarigan menjelaskan bahwa langkah cepat tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan langsung Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.
Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan meskipun terjadi kendala teknis pada fasilitas umum.
Ia mengatakan keberhasilan distribusi air tidak terlepas dari kerja sama antara pihak kecamatan, kelurahan, hingga kepala lingkungan.
Baca juga: Dari Laptop hingga Grand Prize Mobil, GPSU 2026 Siapkan Banyak Kejutan
Pada saat penanganan dilakukan, tiga mobil tangki disebar ke beberapa lokasi, yakni Kantor Camat Medan Amplas, Jalan Bajak V di Kelurahan Harjosari II, serta Jalan Selamat Ujung di Kelurahan Sitirejo III.
Selain itu, bantuan air juga disalurkan ke masjid guna membantu kebutuhan masyarakat saat beribadah.
Kini kondisi pasokan air telah kembali normal dan masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.
Namun, respons cepat yang dilakukan Pemko Medan meninggalkan kesan positif bagi warga yang sempat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemko Medan