Sumatera Utara - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa pendekatan dalam peringatan Hari Buruh Internasional tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan. Ia menyebut bahwa pelayanan kepada buruh menjadi prioritas utama.
Hal tersebut disampaikan Rico usai memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Rapat tersebut membahas kesiapan menghadapi momentum May Day.
Menurutnya, pemerintah ingin memastikan para buruh dapat menyampaikan aspirasi dengan baik. Kondisi kota juga diharapkan tetap aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.
Ia menegaskan bahwa seluruh unsur Forkopimda telah sepakat untuk bekerja secara solid. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk menjaga stabilitas kota.
Baca juga: Hardiknas 2026, Fokus pada Kesejahteraan Guru dan Fasilitas Pendidikan
Rico juga menyampaikan bahwa rapat tersebut digelar untuk merespons berbagai isu terkini. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi bagian dari upaya mematangkan sistem pengamanan.
Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya koordinasi yang kuat antarinstansi. Hal ini bertujuan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal.
Lebih lanjut, Rico memastikan bahwa pemerintah kota terus membuka ruang komunikasi dengan serikat buruh. Hal ini dilakukan melalui forum tripartit.
Forum tersebut melibatkan pemerintah, pengusaha, dan perwakilan buruh. Dengan komunikasi terbuka, berbagai aspirasi dapat ditampung dan dibahas bersama.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memperjuangkan kesejahteraan buruh. Menurutnya, buruh memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi.
Sebelumnya, rapat koordinasi lintas sektoral juga digelar dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Pertemuan tersebut membahas langkah teknis pengamanan.
Baca juga: Momentum May Day 2026, Pemprov Sumut Fokus Lindungi dan Sejahterakan Buruh
Dalam rapat itu disebutkan bahwa ribuan peserta dari puluhan serikat pekerja akan mengikuti aksi. Massa direncanakan berkumpul di beberapa titik sebelum bergerak.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan, pihak kepolisian menyiapkan pengamanan serta rekayasa lalu lintas di sejumlah titik strategis di Kota Medan.
Pendekatan yang digunakan dalam pengawalan kegiatan ini mengedepankan cara humanis dan persuasif. Dialog menjadi prioritas utama dalam menjaga situasi tetap kondusif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemko Medan