Sumatera Utara - Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya turut mendampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri PKP Maruarar Sirait dalam kunjungan kerja ke Tapanuli Selatan.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau progres pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana. Lokasinya berada di Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru.
Pembangunan hunian tetap ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak. Kolaborasi melibatkan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta Yayasan Buddha Tzu Chi.
Surya menyampaikan apresiasi atas dukungan dari berbagai pihak. Ia menilai pembangunan ini bukan sekadar pembangunan fisik semata.
Menurutnya, hunian tersebut mencerminkan kepedulian negara terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Kehadiran negara dirasakan melalui penyediaan tempat tinggal yang layak.
Baca juga: Edukasi Obat Jadi Sorotan, Rico Waas Dorong Peran Aktif Apoteker
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung kebijakan pusat. Hal ini dilakukan demi mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Mendagri Tito Karnavian menyoroti pentingnya kecepatan penyediaan data. Ia menyebut data by name by address menjadi kunci percepatan penyaluran bantuan.
Tito memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang cepat dalam menyiapkan data. Hal tersebut dinilai membantu bantuan tersalurkan tepat sasaran.
Ia juga meminta daerah lain untuk mencontoh langkah tersebut. Menurutnya, kecepatan kerja sangat penting dalam penanganan bencana.
Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi kualitas hunian yang dibangun. Ia menilai kolaborasi yang terjalin sangat baik.
Baca juga: Pelayanan Kesehatan Makin Optimal, Puskesmas Rengas Pulau Terus Bertransformasi
Maruarar menjelaskan bahwa pembangunan melibatkan berbagai pihak. Tanah disediakan oleh PTP, listrik oleh PLN, dan pembangunan rumah oleh Buddha Tzu Chi.
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu juga menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat. Ia menyebut monitoring tersebut menjadi motivasi bagi daerah.
Saat ini terdapat 227 unit hunian tetap di lokasi tersebut. Sebanyak 120 unit telah selesai, sementara 107 unit lainnya masih dalam proses pembangunan.
Seluruh hunian ditargetkan selesai pada 20 April 2026. Pemerintah berharap masyarakat segera dapat menempati rumah yang layak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA