Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan pentingnya pemetaan rencana pembangunan daerah untuk menentukan skala prioritas. Menurutnya, perencanaan yang jelas akan membantu pemerintah dalam menyalurkan anggaran secara tepat sasaran.
Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menerima audiensi Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Gubernur Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan.
Dalam kesempatan itu, Bobby Nasution didampingi sejumlah pejabat dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Di antaranya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Sumut Dikky Anugerah, Kepala Dinas PUPR Chandra Dalimunthe, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Erwin Hotmansah Harahap.
Gubernur menyampaikan bahwa wilayah Nias Utara memiliki potensi sumber daya yang cukup besar. Karena itu, pemetaan pembangunan dinilai sangat penting agar potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
Baca juga: Guru PPPK Paruh Waktu dan GTT di Sumut Terima THR dari Pemprov
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap memberikan dukungan pembangunan jika memang dibutuhkan oleh daerah. Namun, dukungan tersebut tetap perlu didasarkan pada analisis kebutuhan yang jelas.
Menurut Bobby, pemerintah daerah perlu menentukan sektor-sektor yang memiliki prioritas tinggi. Dengan begitu, pembangunan dapat dilakukan secara lebih terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia mencontohkan beberapa sektor yang bisa dipertimbangkan dalam pengembangan wilayah. Di antaranya pembangunan hub ekonomi dan logistik, kawasan produksi, serta destinasi wisata dan budaya.
Bobby Nasution menegaskan bahwa penentuan sektor prioritas harus dilakukan berdasarkan pemetaan yang matang. Hal ini bertujuan agar pemerintah dapat mengetahui area mana yang perlu segera diperbaiki atau dikembangkan.
Selain itu, ia juga menilai bahwa wilayah Kepulauan Nias memerlukan perhatian khusus dalam pelaksanaan pembangunan. Hal tersebut mengingat beberapa kondisi yang masih membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Pemerintah provinsi, lanjut Bobby, juga siap memberikan dukungan dalam peningkatan pelayanan publik. Beberapa sektor yang menjadi perhatian antara lain layanan kesehatan dan fasilitas pendidikan.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pemerintah provinsi memiliki keterbatasan dalam pengalokasian anggaran. Oleh karena itu, prioritas pembangunan harus benar-benar didasarkan pada kebutuhan masyarakat.
Bobby Nasution juga menyampaikan rencananya untuk berkantor di wilayah Kepulauan Nias setelah Hari Raya Idulfitri. Langkah ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi di daerah tersebut.
Sementara itu, Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu menyampaikan bahwa daerahnya menerima penambahan dana transfer ke daerah sebesar Rp114 miliar. Ia berharap tambahan anggaran tersebut dapat mendukung pembangunan di wilayahnya.
Baca juga: Sumut Kembangkan Portal PASADA untuk Satukan Data Kebencanaan
Amizaro juga mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh Gubernur Sumatera Utara terhadap daerah yang termasuk dalam kategori wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Ia berharap dukungan pemerintah provinsi dapat membantu memperbaiki berbagai sarana yang masih memerlukan penanganan, terutama infrastruktur jalan serta fasilitas pendidikan dan kesehatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA