Kamis, 12 MARET 2026 • 22:45 WIB

Sumut Kembangkan Portal PASADA untuk Satukan Data Kebencanaan

Author

Kepala BPS Sumut Asim Saputra dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (12/3/2026). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Badan Pusat Statistik Sumatera Utara bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut mengembangkan sistem data tunggal kebencanaan. Sistem ini dihadirkan melalui portal Anjungan Satu Data Daerah yang dikenal dengan nama PASADA.

Portal tersebut dapat diakses melalui alamat resmi www.pasada.sumutprov.go.id. Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai data yang berkaitan dengan kondisi kebencanaan di Sumatera Utara.

Kepala BPS Sumut Asim Saputra menjelaskan bahwa portal tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan data yang terpadu dan mudah diakses oleh berbagai pihak.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut di Medan.

Menurut Asim, portal PASADA tidak hanya memuat data yang berasal dari BPS. Data tersebut juga dihimpun dari berbagai dinas, perangkat daerah, serta pemangku kepentingan lainnya.

Seluruh data yang masuk ke dalam portal kemudian ditransformasikan agar lebih mudah dipahami oleh pengguna. Selain itu, data juga disajikan dalam bentuk visualisasi yang menarik.

Baca juga: Bobby Nasution Terima Kunjungan Diplomatik Thailand, Bahas Kerja Sama Perfilman

Keberadaan data kebencanaan ini dinilai sangat penting dalam proses penanganan bencana. Data tersebut dapat membantu pemerintah untuk mengetahui kondisi infrastruktur yang terdampak.

Misalnya, data mengenai sekolah yang rusak, rumah yang terdampak, maupun fasilitas umum lainnya. Informasi tersebut sangat dibutuhkan dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Portal PASADA juga menyediakan data dampak bencana yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Data tersebut mencakup periode 2020 hingga 2023.

Informasi yang tersedia meliputi jumlah korban, kerusakan rumah, kerusakan lahan pertanian, ternak, hingga fasilitas umum. Data tersebut dapat diakses oleh berbagai pihak.

Baca juga: Rakor Bersama Kemendagri, Wagub Sumut Soroti Distribusi Bantuan Bencana

Pihak yang dapat mengakses portal ini tidak hanya pemerintah. Swasta, akademisi, hingga media juga dapat memanfaatkan data tersebut untuk berbagai kebutuhan.

Selain itu, BPS Sumut juga telah melakukan pemetaan terhadap UMKM yang terdampak bencana. Proses pemetaan tersebut dilakukan melalui kegiatan ground check di sejumlah daerah.

Pendataan dilakukan di wilayah yang pernah mengalami bencana seperti Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan. Dalam proses tersebut, BPS melacak kondisi bangunan usaha yang rusak maupun yang masih beroperasi.

Data tersebut nantinya akan menjadi salah satu pedoman dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Dengan demikian, data yang dikumpulkan dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi ekonomi di daerah terdampak bencana.

Selain data kebencanaan, portal PASADA juga mengembangkan dashboard terkait data pengguna narkoba di Sumatera Utara. Sumber data untuk dashboard tersebut berasal dari aparat keamanan seperti Babinsa dan Babinkamtibmas.

BPS menyediakan sistem atau tools yang digunakan dalam pengolahan data tersebut. Sementara itu, operasionalnya akan dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi.

Melalui portal ini diharapkan seluruh data penting dapat terintegrasi. Dengan sistem yang terpadu, data dapat dianalisis secara lebih efektif untuk mendukung perencanaan pembangunan di Sumatera Utara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU