Senin, 09 MARET 2026 • 21:45 WIB

Lantik 308 Pejabat, Bobby Nasution Ingatkan Bahaya Pungli di Lingkungan Pemprov

Author

Bobby Nasution saat acara pelantikan dan pengambilan sumpah janji serta pengukuhan pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, dan pejabat pengawas, Medan, Senin (9/3/2026). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melantik sebanyak 308 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (9/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Bobby Nasution mengambil sumpah jabatan para pejabat yang terdiri dari pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, serta pejabat pengawas. Ia juga memberikan sejumlah pesan penting terkait pelaksanaan tugas dan tanggung jawab jabatan.

Bobby secara tegas mengingatkan agar para pejabat yang baru dilantik tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan organisasi maupun diri sendiri. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah praktik pungutan liar.

Ia menekankan agar tidak ada kegiatan tambahan di luar tugas resmi, seperti meminta uang dalam proyek atau melakukan pungutan liar. Menurutnya, tindakan semacam itu dapat merusak organisasi serta berdampak buruk bagi individu yang melakukannya.

Baca juga: Pekan Ramadan Sumut 2026 Dimulai, Bobby Nasution Ajak Perkuat Kebersamaan

Bobby Nasution mengajak seluruh pejabat untuk bersama-sama menjaga integritas dan menertibkan berbagai potensi pelanggaran di lingkungan kerja.

Dengan jumlah pejabat yang dilantik cukup besar, Bobby berharap organisasi di lingkungan Pemprov Sumut dapat bekerja lebih baik dan lebih solid. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kinerja pemerintahan.

Menurutnya, berbagai arahan mengenai tugas jabatan sebenarnya telah sering disampaikan dalam pelantikan sebelumnya. Oleh karena itu, para pejabat diminta menjalankan pesan-pesan tersebut secara konsisten.

Bobby juga menyampaikan bahwa saat ini masa kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur telah memasuki tahun kedua. Karena itu, pembahasan di tingkat organisasi perangkat daerah tidak lagi hanya mengenai program.

Ia menegaskan bahwa fokus kerja saat ini adalah bagaimana menjalankan visi dan misi pemerintah daerah secara nyata melalui berbagai program pembangunan.

Selain itu, Bobby mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah untuk menjaga kekompakan di lingkungan kerja masing-masing. Namun, kekompakan tersebut tidak boleh digunakan untuk menutupi kesalahan.

Ia meminta agar para pejabat tidak saling menjatuhkan, tetapi juga tidak saling melindungi jika terjadi pelanggaran atau tindakan yang tidak benar.

Baca juga: Safari Ramadan di Pematangsiantar, Bobby Nasution Serahkan Hibah Rp350 Juta untuk Masjid

Bobby juga mendorong terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan kreatif di setiap OPD. Ia mengingatkan agar para pejabat tidak mudah mengeluh dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki target pembangunan yang harus dicapai dalam waktu tertentu. Jika ada pejabat yang merasa tidak nyaman dengan tugasnya, Bobby mempersilakan untuk menyampaikan pengunduran diri.

Dalam kesempatan itu, Bobby juga menyinggung perubahan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).

Ia berharap lembaga tersebut dapat berperan sebagai pengarah bagi OPD dalam merumuskan ide, inovasi, serta langkah strategis guna mendukung pembangunan di Sumatera Utara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU