Sabtu, 28 FEBRUARI 2026 • 10:28 WIB

Perkuat Inklusi Keuangan, TPAKD Sumut Targetkan Ekonomi Lebih Merata

Author

Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap saat membuka Rapat Pleno Penetapan Program Kerja TPAKD Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jumat (27/2/2026). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menegaskan peran strategis Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah sebagai penggerak utama ekonomi inklusif pada tahun 2026. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Pleno Penetapan Program Kerja TPAKD Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut.

Menurutnya, pleno ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah penting untuk memastikan setiap program memiliki target yang jelas dan terukur. Selain itu, indikator kinerja yang disusun harus disertai mekanisme pemantauan dan evaluasi yang efektif.

Baca juga: Stok Jagung Aman, Bulog Tunggu Instruksi Distribusi ke Peternak

Ia menekankan bahwa keberhasilan TPAKD sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, lembaga jasa keuangan, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan bergerak bersama.

Sulaiman menyebut TPAKD harus mampu memperluas akses keuangan bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif. Hal ini juga diarahkan untuk mendukung pencapaian target pembangunan Sumut pada 2026.

Sebelumnya, bimbingan teknis penyusunan program kerja telah dilakukan pada 4 Februari 2026. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan arah kebijakan yang disusun selaras dengan prioritas nasional dan daerah.

Sumatera Utara telah merumuskan 27 program kerja TPAKD yang diselaraskan dengan kebijakan pembangunan. Program tersebut mencerminkan komitmen memperluas akses keuangan dan memperkuat sektor UMKM.

Selain itu, peningkatan literasi dan inklusi keuangan menjadi bagian penting dari program yang disiapkan. Upaya ini diharapkan mampu mempercepat digitalisasi ekonomi daerah.

Baca juga: Bulog Sumut Genjot Distribusi Beras SPHP dan MinyaKita Jelang Lebaran

Fokus program juga mencakup penguatan jaringan akses keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kampanye literasi keuangan menjadi salah satu langkah mewujudkan masyarakat yang cerdas dan terlindungi.

Program “Satu Rekening Satu Pelajar” turut menjadi bagian dari strategi penguatan pengelolaan keuangan sejak dini. Di sisi lain, pengembangan UMKM tangguh didorong melalui Kredit Usaha Rakyat.

Pilar lain yang disiapkan adalah penguatan sinergi melalui klaster kemitraan sektor unggulan. Selain itu, pengembangan UMKM digital juga menjadi perhatian.

Sulaiman mengajak seluruh pihak bekerja secara kolaboratif, inovatif, dan akuntabel. Ia menekankan pentingnya semangat bersama untuk mewujudkan Sumatera Utara yang kuat secara ekonomi.

Rapat pleno tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk OJK Sumut, sekretaris daerah kabupaten/kota, Bank Indonesia, serta industri jasa keuangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU