Jumat, 06 FEBRUARI 2026 • 23:10 WIB

Bantuan Kaltim Percepat Pemulihan Warga Terdampak Bencana di Sumut

Author

Penyerahan bantuan dari Pemprov Kaltim diterima langsung oleh Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (6/2/2026). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Semangat solidaritas antarprovinsi kembali terlihat dalam penanganan bencana alam yang melanda Sumatera Utara. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp600 juta kepada Pemerintah Provinsi Sumut sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap, di Kantor Gubernur Sumut. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti dan diharapkan dapat segera dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang masih dalam proses pemulihan.

Sebelumnya, Pemprov Kaltim juga telah menyalurkan bantuan tahap pertama sebesar Rp5 miliar. Bantuan tersebut digunakan untuk pembangunan hunian tetap bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana. Hunian tetap ini menjadi solusi jangka panjang agar masyarakat dapat kembali hidup dengan aman dan layak.

Baca juga: Pisah Sambut Kajari Medan, Pemkot Tekankan Pentingnya Pendampingan Hukum

Sulaiman menjelaskan bahwa biaya pembangunan satu unit hunian tetap diperkirakan mencapai Rp60 juta. Anggaran tersebut belum termasuk pembangunan fasilitas pendukung seperti jaringan air bersih, listrik, rumah ibadah, serta ruang bermain anak. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses pemulihan.

Ia juga mengungkapkan bahwa bantuan dari Pemprov Kaltim datang pada saat kondisi keuangan daerah cukup terbatas, terutama di akhir tahun anggaran. Kehadiran bantuan ini menjadi bukti nyata pe ntingnya kerja sama dan empati antarwilayah dalam menghadapi bencana.

Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil partisipasi masyarakat Kaltim. Dana dikumpulkan dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari kelompok pengajian, arisan, hingga komunitas sosial lainnya. Bantuan tersebut kemudian disalurkan ke tiga provinsi terdampak, termasuk Sumatera Utara.

Baca juga: Bulog Sumut Rampungkan Penyaluran Bantuan Pangan ke Ratusan Ribu Keluarga

Ia merinci bahwa bantuan Rp600 juta tersebut dialokasikan masing-masing Rp300 juta untuk Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Pemprov Kaltim berharap bantuan ini dapat membantu mempercepat pemulihan dan meringankan beban masyarakat terdampak.

Lebih dari sekadar bantuan materi, dukungan ini mencerminkan nilai kebersamaan dan gotong royong antarprovinsi. Seluruh masyarakat Kaltim mendoakan agar Sumatera Utara segera bangkit dan pulih dari dampak bencana yang terjadi pada akhir 2025.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dari kedua provinsi, sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat sinergi dan solidaritas demi kesejahteraan masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU