Rabu, 04 FEBRUARI 2026 • 22:32 WIB

PKK Sumut Optimalkan Teknologi Digital Demi Administrasi yang Lebih Efisien

Author

Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, didampingi Staf Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti saat buka Pelatihan Tertib Administrasi TP PKK Kabupaten/Kota se-Sumut di Ballroom Grand Mercure Hotel, Medan, Selasa (3/2/2026). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara terus mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan administrasi organisasi. Langkah ini diarahkan untuk mempercepat penerapan sistem kerja tanpa kertas atau paperless di seluruh PKK kabupaten dan kota se-Sumut.

Dorongan tersebut disampaikan Ketua TP PKK Sumut, Kahiyang Ayu, saat membuka Pelatihan Tertib Administrasi TP PKK Kabupaten/Kota se-Sumut di Ballroom Grand Mercure Hotel Medan. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bersama untuk meningkatkan kualitas pengelolaan administrasi organisasi.

Kahiyang Ayu menilai, digitalisasi administrasi bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga menjadi kebutuhan dalam menciptakan sistem kerja yang lebih efisien. Penggunaan teknologi dinilai mampu memangkas proses manual yang selama ini memakan waktu dan tenaga.

Baca juga: Perayaan Thaipusam 2026 Perkuat Harmoni Keberagaman di Kota Medan

Selain efisiensi, sistem administrasi digital juga dinilai lebih ramah lingkungan karena mengurangi ketergantungan pada penggunaan kertas. Konsep paperless sejalan dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup.

Menurut Kahiyang Ayu, administrasi yang rapi dan tertata akan berdampak langsung pada efektivitas pelaksanaan program-program PKK. Dengan data dan laporan yang tersusun baik, program pemberdayaan keluarga dapat berjalan lebih tepat sasaran.

Ia menegaskan bahwa ke depan tidak boleh lagi terdapat kendala dalam penyusunan laporan kegiatan. Digitalisasi harus menjadi solusi untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi kinerja organisasi PKK di semua tingkatan.

Dalam kesempatan tersebut, Kahiyang Ayu juga mengajak seluruh pengurus PKK kabupaten dan kota untuk terus menjaga kekompakan. Sinergi antardaerah dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan keluarga sejahtera di Sumatera Utara.

Kolaborasi yang kuat antarwilayah diharapkan mampu mempercepat tercapainya tujuan PKK dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. Peran PKK tidak hanya terbatas pada kegiatan sosial, tetapi juga pada penguatan ketahanan keluarga.

Baca juga: Petani Medan Terima Alsintan dan Benih, Produktivitas Pertanian Diharapkan Meningkat

Pelatihan tertib administrasi ini berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Februari 2026. Selama kegiatan, peserta dibekali pemahaman teknis pengelolaan administrasi berbasis digital.

Salah satu materi utama dalam pelatihan ini adalah simulasi penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Pelaporan dan Data (SIPANDA) PKK Sumut. Aplikasi tersebut dirancang untuk memudahkan proses pelaporan kegiatan secara terintegrasi.

Seluruh perwakilan TP PKK kabupaten dan kota se-Sumut mengikuti pelatihan ini. Diharapkan, setelah pelatihan, sistem administrasi PKK di Sumatera Utara dapat berjalan lebih modern, tertib, dan efisien.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU