Rabu, 21 JANUARI 2026 • 22:02 WIB

Peringatan Isra Mikraj Dorong ASN Sumut Hadirkan Pelayanan Berlandaskan Iman

Author

Bobby Nasution di Peringatan Isra Mikraj Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut 1447 Hijriah yang digelar di Aula Raja Inal Siregar (RIS), Kantor Gubernur Sumut, Rabu (21/1/2026). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menjadikan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sebagai ruang refleksi bagi aparatur sipil negara untuk memperkuat etos kerja. Momentum keagamaan ini dipandang penting untuk meneguhkan nilai iman, keikhlasan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa ASN memikul amanah besar sebagai pelayan masyarakat. Oleh karena itu, setiap pekerjaan harus dilandasi keyakinan dan kesungguhan, bukan sekadar rutinitas administratif.

Menurut Bobby, peristiwa Isra Mikraj merupakan bagian dari keimanan umat Islam. Meski tidak dapat dibuktikan secara kasat mata, keyakinan terhadap kebenaran peristiwa tersebut menjadi landasan spiritual yang kuat bagi umat.

Ia menilai nilai keimanan tersebut relevan dengan tantangan tugas ASN saat ini. Banyak pekerjaan pemerintahan yang berat dan menuntut keteguhan hati, sehingga hanya bisa dijalani dengan keyakinan dan komitmen yang kuat.

Baca juga: Korupsi Proyek Puskesmas, JPU Tuntut Tujuh Terdakwa di Pengadilan Tipikor

Bobby mengaitkan perintah salat yang diterima Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra Mikraj sebagai simbol kedisiplinan dan tanggung jawab. Nilai tersebut seharusnya tercermin dalam kinerja ASN dalam menjalankan amanah negara.

Ia juga menyinggung bahwa setiap visi pembangunan kerap memunculkan beragam tanggapan di masyarakat. Hal itu, menurutnya, merupakan hal wajar yang juga dialami Rasulullah SAW ketika menyampaikan peristiwa Isra Mikraj.

Karena itu, ASN diminta untuk tetap bekerja dengan tulus meski menghadapi pandangan pesimis atau kritik. Keyakinan dan integritas harus menjadi pegangan utama dalam mewujudkan pembangunan Sumatera Utara.

Bobby berharap setiap kinerja ASN tidak hanya dinilai dari hasil kerja duniawi, tetapi juga menjadi bagian dari amal ibadah. Dengan demikian, pengabdian kepada negara memiliki makna spiritual yang mendalam.

Baca juga: Naik Sampan Setiap Pekan, Penyuluh Agama Jalankan Program Suluh Laut di Batu Bara

Sementara itu, penceramah Ustaz Prof Azhari Akmal Tarigan menjelaskan bahwa ibadah salat memiliki dimensi sosial yang kuat. Kualitas ibadah, menurutnya, akan memengaruhi sikap dan perilaku seseorang dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menegaskan bahwa hubungan manusia dengan sesama akan berjalan baik apabila hubungan dengan Allah SWT dijaga melalui ibadah yang benar. Nilai ini dinilai relevan bagi ASN dalam membangun kolaborasi dan pelayanan publik.

Peringatan Isra Mikraj ini dihadiri jajaran pimpinan daerah dan OPD Pemprov Sumut. Kegiatan tersebut diharapkan memperkuat karakter ASN yang berakhlak, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU