Sumatera Utara - Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan terus dikebut agar dapat segera dimanfaatkan masyarakat. Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, kembali turun langsung meninjau progres pembangunan, khususnya di area basement, pada Rabu (14/1/2026).
Peninjauan ini menjadi kunjungan kedua yang dilakukan Zakiyuddin. Ia menilai adanya perubahan yang cukup signifikan dibandingkan peninjauan sebelumnya. Perkembangan pekerjaan terlihat lebih maju dan sejumlah bagian yang sebelumnya belum tertata kini mulai menunjukkan hasil.
Dalam kesempatan itu, Zakiyuddin menekankan pentingnya penyelesaian proyek tepat waktu. Selain itu, ia berharap revitalisasi Lapangan Merdeka mampu memberikan dampak ekonomi, terutama melalui penyerapan tenaga kerja selama maupun setelah pembangunan rampung.
Menurutnya, proses pengerjaan sempat mengalami penambahan waktu selama 50 hari. Hal tersebut disebabkan oleh banjir yang sempat menghambat pekerjaan konstruksi di area bawah tanah. Kendati demikian, pihak pengembang dan kontraktor menyatakan kesiapan menyelesaikan proyek sesuai target terbaru.
Baca juga: Rico Waas Tegaskan Penguatan Menyeluruh Kesiapsiagaan Bencana di Kota Medan
Zakiyuddin menyampaikan bahwa berdasarkan penjelasan pengembang, revitalisasi Lapangan Merdeka ditargetkan selesai pada 10 Februari 2026. Setelah itu, akan dilakukan proses serah terima kepada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim).
Tahapan berikutnya adalah masa pemeliharaan sebelum kawasan tersebut benar-benar difungsikan. Wakil Wali Kota berharap Lapangan Merdeka dapat dimanfaatkan masyarakat sebelum atau sesudah Hari Raya Idulfitri.
Ia juga menyoroti potensi kawasan tersebut sebagai pusat aktivitas warga dan penggerak ekonomi kota. Untuk itu, konsep pengelolaan Lapangan Merdeka akan dibahas lebih lanjut bersama Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.
Dalam tinjauan tersebut, Zakiyuddin turut menyoroti persoalan banjir yang sebelumnya menimbulkan dampak cukup serius. Ia mengungkapkan bahwa uap air dari bawah tanah sempat menyebabkan kerusakan plafon di area basement.
Baca juga: Iklim Investasi Kian Kondusif, Ekosistem Ekonomi Sumut Tunjukkan Kinerja Positif
Masalah tersebut kini ditangani melalui penyuntikan pada sejumlah titik sumber air oleh Dinas Perkim bersama pihak pengembang. Fokus pengerjaan saat ini diarahkan pada penyelesaian lantai parkir, area hall, serta ruang tenant yang masih memerlukan pembersihan.
Zakiyuddin meminta agar seluruh bagian proyek diperiksa secara menyeluruh. Ia menegaskan bahwa target penyelesaian pada 10 Februari harus benar-benar tercapai tanpa menyisakan persoalan teknis.
Dengan rampungnya revitalisasi ini, Pemko Medan berharap Lapangan Merdeka dapat kembali menjadi ruang publik representatif yang mendukung aktivitas sosial, ekonomi, dan rekreasi masyarakat Kota Medan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemko Medan