Sabtu, 27 DESEMBER 2025 • 08:28 WIB

Pemprov Sumut Tekankan Peran Ulama dan Umara dalam Pembangunan Daerah

Author

Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) X Tahun 2025 MUI Sumatera Utara, di Grand Inna Medan, Jalan Balai Kota Nomor 2 Medan, Jumat (26/12/2025). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan keyakinannya bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari sinergi yang kuat antara ulama dan umara. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar arah kebijakan pembangunan tidak hanya berorientasi pada hasil fisik, tetapi juga berpijak pada nilai moral dan etika.

Komitmen itu disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) X Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut Tahun 2025 yang digelar di Medan. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah menegaskan keterbukaannya untuk terus berdialog dan bekerja sama dengan MUI.

Surya menyampaikan bahwa MUI memiliki posisi strategis dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Peran MUI sebagai pelayan umat sekaligus mitra pemerintah menjadikannya pilar penting dalam menjaga keseimbangan pembangunan daerah.

Baca juga: MUI Langkat Ajak Masyarakat Berdoa dan Menahan Euforia Tahun Baru

Menurut Surya, kemajuan daerah tidak cukup diukur melalui pembangunan fisik atau pertumbuhan ekonomi semata. Pembangunan juga harus mencerminkan kualitas sumber daya manusia, ketahanan sosial, serta penguatan nilai-nilai keagamaan.

Melalui Musda tersebut, pemerintah berharap lahir kepemimpinan MUI yang amanah dan berpandangan ke depan. Program kerja yang disusun diharapkan mampu menjawab kebutuhan umat sekaligus selaras dengan arah pembangunan daerah.

Selain itu, rekomendasi strategis yang dihasilkan dari Musda dinilai penting sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan.

Ketua Umum MUI Sumut Maratua Simanjuntak menekankan pentingnya peran MUI dalam membina akhlak dan adab masyarakat. Menurutnya, keilmuan yang tinggi harus berjalan seiring dengan nilai moral.

Baca juga: Pascabencana Longsor, Warga Desa Sihopur Tapsel Masih Menanti Bantuan

Ia menyampaikan bahwa MUI yang lahir dari berbagai organisasi Islam memiliki tanggung jawab besar dalam membangun kualitas akhlak bangsa bersama pemerintah.

Musda MUI Sumut kali ini membahas evaluasi kinerja lima tahun terakhir, penyempurnaan program unggulan ke depan, serta penetapan kepemimpinan baru untuk lima tahun mendatang.

Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan menyebut Musda sebagai momentum refleksi dan introspeksi organisasi. Ia menekankan pentingnya peran ulama dalam mendukung pembangunan nasional.

Menurutnya, MUI memiliki dua peran utama, yakni sebagai mitra pemerintah dan sebagai pelayan serta pelindung umat.

Amirsyah optimistis, peran tersebut dapat dijalankan secara optimal demi kemaslahatan masyarakat dan bangsa ke depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU