Kamis, 04 DESEMBER 2025 • 09:40 WIB

Sumut Pulihkan Akses: Dari Jalur Alternatif Hingga Penyeberangan Darurat

Author

Sekretaris Dinas Perhubungan Sumut Rochani Litiloly saat Temu Pers yang digelar Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Rabu (3/12/2025). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi bersama pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota dalam mempercepat penanganan banjir dan longsor yang melanda Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng). Fokus utama saat ini adalah mengembalikan akses transportasi dan memulihkan distribusi logistik.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Muttaqien Hasrimy, melalui Sekretaris Dinas Rochani Litiloly menjelaskan bahwa jalur darat menuju Sibolga dan Tapteng belum sepenuhnya pulih. Hingga kini, jalur utama Tarutung–Sibolga baru dapat diakses sampai Kilometer 39.

Menurut Rochani, masih ada sekitar 20 kilometer lagi yang belum dapat ditembus akibat tumpukan material longsor. Kondisi ini menyebabkan distribusi barang menjadi terhambat meski sebagian akses telah dibersihkan.

Selain jalur utama, Rochani menyampaikan bahwa beberapa jalur alternatif sudah menunjukkan perkembangan positif. Jalur Pakkat kini bisa dilalui kendaraan kecil, meski masih perlu kewaspadaan.

Baca juga: Hasil Rapat Darurat: Pertamina Perluas SPBU 24 Jam di Seluruh Sumut

Sementara itu, rute melalui Aceh Singkil ke Manduamas–Barus juga dapat dipakai, namun jaraknya lebih jauh sehingga membutuhkan waktu tempuh tambahan bagi kendaraan logistik maupun masyarakat.

Rochani menegaskan bahwa seluruh upaya dilakukan secara terkoordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Pembersihan material longsor terus dilakukan di titik-titik prioritas agar arus barang dan bantuan bisa kembali normal.

Baca juga: Bulog Sumut Kirim 2.269 Ton Beras bagi Warga Terdampak Banjir dan Longsor

Pemprov Sumut juga memastikan layanan publik tetap berjalan, termasuk program Mudik Gratis Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sebanyak 3.212 kuota penumpang disiapkan melalui jalur darat, kereta api, dan penyeberangan.

Namun, ia menjelaskan bahwa penyeberangan dari Pelabuhan Sibolga ke Nias masih belum beroperasi. Untuk sementara, rute dialihkan melalui Pelabuhan Telukbayur, Sumatera Barat.

Pemprov Sumut berharap percepatan pembukaan akses dapat segera tuntas. Dengan itu, mobilitas warga dan distribusi bantuan dapat berjalan lebih baik, terutama bagi masyarakat yang sangat bergantung pada kiriman logistik harian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU