Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, kembali menegaskan dukungannya terhadap upaya Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) dalam memperkenalkan nilai-nilai Islam kepada generasi muda melalui jalur seni. Menurutnya, aktivitas seni Islami memiliki potensi besar untuk membentuk karakter.
Saat menerima jajaran pengurus LASQI Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Bobby menekankan bahwa kegiatan seni qasidah jangan hanya menjadi acara seremonial. Ia memandang seni tersebut sebagai ruang pembinaan yang positif bagi semua kelompok usia.
Ia menyebut bahwa seni qasidah dapat menjadi media efektif untuk mengenalkan ajaran Islam, karena mampu menjangkau banyak kalangan. Bobby ingin agar seni qasidah semakin diterima terutama oleh generasi muda yang kini banyak terpapar budaya modern.
Menurutnya, seni qasidah memiliki daya tarik tersendiri yang tidak kalah dari genre populer seperti K-Pop. Keunggulan musikal dan nilai islami di dalamnya dianggap dapat memberikan warna tersendiri bagi perkembangan generasi muda.
Baca juga: Buku RE Nainggolan: Inspirasi Integritas untuk ASN Muda
Bobby berharap LASQI dapat memaksimalkan penyebaran seni qasidah lewat platform yang lebih luas. Ia mendorong penggunaan media televisi, radio, hingga podcast untuk memperluas jangkauan syiar Islam melalui seni.
Sementara itu, Ketua Harian LASQI Sumut, Ridho Rahadian Fauzan, menjelaskan rencana penyelenggaraan Festival Seni Qasidah Tingkat Sumut pada 24–28 November 2025. Acara tersebut akan dipusatkan di Asrama Haji Medan.
Dari total 33 kabupaten/kota, sudah ada 19 daerah yang mendaftar mengikuti festival tersebut. LASQI menyiapkan berbagai cabang perlombaan, mulai dari vokalis anak-anak, remaja, hingga dewasa.
Baca juga: Sumut Waspadai Kenaikan Harga Pangan, Pj Sekdaprov Ikuti Rakor Inflasi Nasional
Selain itu, akan digelar juga perlombaan rebana klasik hingga pop religi yang melibatkan banyak peserta dari berbagai daerah. Ajang ini diharapkan memperkuat perhatian masyarakat terhadap seni bernuansa Islami.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprovsu Basarin Yunus Tanjung serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah provinsi, Bobby berharap seni qasidah tetap relevan dan menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda di Sumatera Utara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA