Jumat, 07 NOVEMBER 2025 • 20:10 WIB

Dorong Tata Kelola Lebih Baik, Bobby Nasution Tekankan Pentingnya Evaluasi SAKIP

Author

Evaluasi SAKIP Pemprov Sumut Tahun 2025 secara zoom meeting dari Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Jumat (7/11/2025). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menegaskan pentingnya evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance.

Dalam sambutannya melalui zoom meeting dari Aula Tengku Rizal Nurdin, Bobby mengatakan evaluasi SAKIP bukan sekadar kegiatan rutin tahunan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana penting untuk melihat sejauh mana kinerja birokrasi berjalan sesuai prinsip efisiensi dan akuntabilitas.

Bobby menyebut bahwa implementasi SAKIP mencerminkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan. Ia optimistis, dengan masukan dari tim evaluator Kemenpan RB, kualitas penerapan SAKIP di Sumut akan semakin meningkat.

Baca juga: Tanjungbalai Kembali Juara Umum di Jambore PKK Sumut, Kahiyang Ayu Sampaikan Apresias

Selain itu, Bobby memaparkan langkah-langkah strategis yang ditempuh Pemprov Sumut. Salah satunya dengan memperkuat integrasi antara perencanaan pembangunan dan target daerah agar selaras dengan RPJMN.

Langkah lain yaitu melakukan pengukuran kinerja yang objektif, pelaporan transparan, serta pendampingan intensif bagi setiap perangkat daerah. Pemprov juga mengembangkan sistem informasi terintegrasi agar proses pemantauan lebih mudah dilakukan.

Ia menekankan bahwa setiap perangkat daerah harus memahami hubungan antara penggunaan anggaran dan hasil yang diharapkan. Dengan begitu, setiap program yang dijalankan bisa berdampak langsung bagi masyarakat.

Penjabat Sekdaprov Sumut, Sulaiman Harahap, menambahkan hasil evaluasi internal menunjukkan peningkatan signifikan pada sejumlah instansi. Empat perangkat daerah berhasil meraih predikat AA, sementara enam lainnya mendapat peringkat A.

Baca juga: Dorong Prestasi Karate, Rico Waas Ajak INKANAS Fokus pada Pembinaan Atlet Muda

Sebanyak delapan belas instansi memperoleh nilai BB, dan enam perangkat daerah mendapat predikat B.

“Empat perangkat daerah dengan nilai tertinggi adalah Dinas Kesehatan, Bappelitbang, Dinas PMPTSP, dan Inspektorat,” ujar Sulaiman.

Evaluasi ini juga menjadi momentum refleksi untuk memperkuat sistem akuntabilitas ke depan.

Bobby berharap, hasil evaluasi tersebut menjadi dorongan bagi seluruh perangkat daerah untuk terus memperbaiki kinerja dan pelayanan publik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU