Sumatera Utara - Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menegaskan pentingnya peran media dalam menjaga kualitas pembangunan di daerah. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri Musyawarah Daerah perdana Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut di Grand Aston City Hall Medan, Kamis (2/10/2025).
Menurut Surya, insan media memiliki tanggung jawab besar dalam mengawal informasi publik. Fungsi kontrol sosial yang dijalankan media harus bersifat konstruktif, sehingga dapat membantu pemerintah memperbaiki berbagai aspek pembangunan.
Ia menyebut, Pemerintah Provinsi Sumut siap menerima kritik maupun saran dari media. Baginya, kritik yang objektif dan akurat adalah dorongan untuk menghasilkan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Baca juga: Polres Sibolga Kawal Ketat Distribusi 460 Ton Ammonium Nitrat ke Tapanuli Selatan
“Untuk mewujudkan pembangunan berkualitas, dibutuhkan pengawasan yang jelas dan kontrol yang objektif. Itu peran penting media,” kata Surya.
Lebih lanjut, Surya juga berharap JMSI dapat berperan lebih cerdas dalam menilai proses pembangunan. Dengan begitu, pemerintah bisa melakukan autokritik dan memperbaiki langkah-langkah yang belum berjalan maksimal.
Surya yakin, majunya JMSI Sumut akan turut mendorong kemajuan pembangunan di provinsi ini. Kerja sama yang telah terjalin antara pemerintah dan media diharapkan terus meningkat.
Baca juga: Lewat Program Sapa Warga, Wali Kota Medan Suka Dengarkan Aspirasi Langsung dari Masyarakat
Sementara itu, Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, menekankan bahwa organisasi ini lahir karena kepedulian terhadap arus informasi digital. Ia menjelaskan bahwa keanggotaan JMSI harus memenuhi syarat ketat, seperti memiliki badan hukum dan terdaftar di Dewan Pers.
Menurutnya, syarat itu merupakan bentuk pembinaan agar media tetap sehat dan profesional. “Meski terkadang, media yang sehat tidak terpengaruh oleh perusahaan yang besar, aturan ini tetap penting,” ujarnya.
Ketua JMSI Sumut, Rianto Agly, menambahkan, JMSI harus mampu berkolaborasi dengan pemerintah dalam proses pembangunan. Ia menyebut, berita kritis dari jurnalis adalah bentuk perhatian terhadap jalannya pembangunan.
Ia menegaskan, JMSI akan terus memberi masukan berupa kritik yang membangun maupun edukasi. Musda perdana ini juga dihadiri perwakilan dari sejumlah daerah di Sumut, termasuk Tabagsel, Simalungun, Siantar, dan Kota Medan.
Dengan kehadiran JMSI, pemerintah berharap media semakin aktif menjadi mitra pengawal informasi yang berimbang. Peran ini menjadi bagian penting dalam menciptakan Sumatera Utara yang lebih maju.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA, PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA