Sumatera Utara - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan kebanggaan atas terpilihnya pemuda asal Medan, Muhammad Rafie Akbar, sebagai wakil Sumatera Utara dalam program Australia-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) 2025. Pernyataan ini disampaikan ketika delegasi AIYEP Indonesia mengadakan kunjungan ke Balai Kota pada Rabu (1/10/2025).
Kunjungan itu merupakan momentum silaturahmi sekaligus acara pamitan sebelum Rafie berangkat mengikuti program. Dalam rombongan hadir pula pengurus Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) Sumatera Utara yang mendampingi Rafie menuju tahapan keberangkatan.
Rico menaruh harap agar pengalaman yang bakal didapatkan di luar negeri bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. “Berangkatnya Pemuda Medan ini mewakili Sumut di Program AIYEP membuat kita masyarakat Medan bangga. Banyak hal yang akan dipelajari di negara orang nantinya,” ujar Wali Kota sesuai sambutan yang tercatat.
Baca juga: Lima Kecamatan di Kota Medan Ini Rawan Narkoba, Polda Sumut Perketat Pengawasan
Dalam pertemuan tersebut tampak hadir pejabat Pemko Medan terkait, antara lain Kadispora T. Chairuniza dan Kadis Pariwisata Odi Batubara, yang ikut mendampingi serta memberi dorongan moral kepada Rafie sebelum diberangkatkan.
Pernyataan dukungan dari Pemko Medan tidak hanya retorika. Rico menyampaikan kesiapan pemerintah kota untuk membantu kebutuhan yang diperlukan agar Rafie dapat mengikuti program dengan maksimal selama berada di Australia.
Salah satu pesan khusus Wali Kota adalah agar Rafie mempelajari teknologi, aspek sosial, dan kultur budaya dengan sungguh-sungguh. Ia juga menitipkan sebuah buku tentang budaya Kota Medan untuk diperkenalkan dalam kegiatan pertukaran tersebut.
Rico berharap pengalaman Rafie menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya di Medan. Ia menekankan pentingnya pemuda membawa pulang ilmu dan pengalaman untuk kemudian dikontribusikan bagi kemajuan daerah.
Baca juga: Hadiri Pesta Transformasi HKBP di Medan, Rico Waas Ajak Perubahan Dimulai dari Keluarga
Muhammad Rafie Akbar sendiri menjelaskan bahwa AIYEP merupakan bagian dari Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, dengan rentang pelaksanaan Oktober–Desember 2025.
Lebih rinci, Rafie menyebut program AIYEP digelar di Melbourne serta kegiatan di Lampung sebagai bagian dari rangkaian. Tujuan utama program menurutnya adalah mempererat persahabatan, memberi kesempatan mengenal adat-istiadat dan kebudayaan negara mitra, serta bertukar pengalaman.
Menurut referensi, program ini juga bertujuan menumbuhkan saling pengertian, penghormatan, dan toleransi di kalangan generasi muda melalui kegiatan bersama lintas negara. Rafie berharap pengalaman itu nantinya dapat memberi dampak positif bagi dirinya dan masyarakat Medan.
Pada penutup pertemuan, Wali Kota menegaskan kembali harapan agar Rafie setelah kembali bisa memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Medan dan menjadi inspirasi bagi pemuda lain untuk terus mengembangkan kapasitasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemko Medan