Sumatera Utara - Universal Health Coverage (UHC) Prioritas resmi dicapai Sumatera Utara per 1 September 2025. Program ini memastikan seluruh masyarakat bisa berobat gratis hanya dengan KTP melalui skema Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah.
Capaian ini patut diapresiasi karena target yang dipatok dua tahun berhasil diraih hanya dalam delapan bulan. Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, dianggap mampu menggerakkan kolaborasi lintas sektor dengan cepat.
Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Muhammad Faisal Hasrimy, menyebut percepatan ini adalah bukti komitmen pemerintah provinsi dalam memberikan perlindungan kesehatan. Keberhasilan itu menunjukkan arah kepemimpinan yang fokus pada hasil nyata.
Dukungan penuh datang dari rumah sakit. Direktur RSU Haji Medan, Sri Suriani Purnamawati, menegaskan pihaknya siap melayani pasien dengan jalur khusus Probis. Hanya dengan KTP, data pasien langsung diverifikasi tanpa dokumen tambahan.
Tenaga medis pun merasa terbantu. Perawat Dina Marlia menyampaikan rasa bangganya karena kini masyarakat datang berobat dengan lebih tenang. Beban biaya yang hilang memberi semangat baru bagi para tenaga kesehatan dalam bekerja.
Baca juga: Pemprov Sumut Siap Wujudkan Tata Kelola Keuangan Modern Bersama OJK
Cerita pasien juga menguatkan manfaat program ini. Mulyana, seorang pekerja toko, mengaku dilayani dengan cepat saat sakit tipes dan asam lambung. Hanya menunjukkan KTP dan KK, ia langsung mendapatkan perawatan rawat inap.
Tak hanya pasien, keluarga pasien juga merasakan dampak positif. Rizki Ramadhan, yang membawa ibunya berobat, menilai layanan UHC berjalan mudah dan bermanfaat. Baginya, program ini hadir di waktu yang tepat.
Pengamat kesehatan, Destanul Aulia, melihat capaian ini bukan sekadar teknis. Ia menilai adanya strategi cerdas dari Bobby Nasution dalam mengatur efisiensi anggaran dan memotong birokrasi kesehatan.
Baca juga: Kejurda Bola Tangan Perdana Sumut Sukses, Bobby Nasution Beri Apresiasi
UHC juga menghapus hambatan administratif yang sebelumnya sering menjadi kendala. Menurut Destanul, keputusan ini memperlihatkan gaya kepemimpinan muda yang pro-rakyat.
Kini, masyarakat Sumut bisa berobat tanpa cemas biaya. Hanya dengan KTP, akses layanan kesehatan tersedia dengan cepat dan merata. Program ini diharapkan berjalan konsisten demi keberlanjutan manfaatnya.
Keberhasilan UHC di Sumut menjadi bukti bahwa dengan kepemimpinan yang tepat, tantangan besar bisa diselesaikan dengan langkah konkret dalam waktu singkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA