Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyatakan komitmen penuh mendukung program-program Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Fokus utama diarahkan pada transformasi digital UMKM, peningkatan akses pembiayaan, serta literasi keuangan masyarakat.
Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah Sumut, Togap Simangunsong, saat membuka kegiatan peningkatan kompetensi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Acara berlangsung di Le Polonia Hotel Medan dengan melibatkan seluruh kabupaten/kota.
Menurut Togap, pembangunan ekonomi tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga pemerataan. Akses keuangan yang inklusif menjadi kunci pemerataan itu.
Ia menambahkan, keuangan bukan sekadar instrumen ekonomi, melainkan juga sarana pemberdayaan sosial. Dengan akses yang luas, UMKM dapat tumbuh lebih kuat dan masyarakat memperoleh kesempatan investasi.
Togap menilai forum capacity building ini bukan hanya ajang berbagi ilmu. Lebih dari itu, kegiatan ini memperkokoh komitmen bersama untuk memperbaiki tata kelola keuangan daerah.
Baca juga: Terjerat Dugaan Pemerasan, Ketua DPRD Medan Diperiksa Kejati Sumut
Ia berharap kegiatan ini juga dapat memperkuat koordinasi antar-stakeholder. Dengan kerja sama yang erat, Sumut bisa semakin inklusif, modern, dan berdaya saing dalam pengelolaan keuangan.
Sementara itu, Direktur OJK Sumut, Yusri, menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap program akses keuangan daerah. Menurutnya, setiap program harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
OJK juga mendorong adanya penyelarasan kebijakan antara pusat dan daerah. Dengan sinkronisasi ini, target inklusi keuangan nasional dapat dicapai lebih cepat.
Baca juga: Pemprov Sumut Tegaskan Dukungan Penuh untuk Program Prioritas Presiden
Yusri optimistis kegiatan TPAKD akan melahirkan konsep pembangunan yang lebih tepat sasaran. Semua itu pada akhirnya akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat luas.
Acara ini diikuti oleh TPAKD dari 33 kabupaten/kota di Sumut. Narasumber yang hadir antara lain Rosy Widiawaty dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional.
Dengan dukungan penuh Pemprov Sumut, diharapkan program-program OJK tidak hanya berjalan di atas kertas, tetapi benar-benar memberi dampak nyata. Langkah ini sekaligus memperkuat pondasi ekonomi Sumut yang inklusif dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA