Sabtu, 20 SEPTEMBER 2025 • 11:50 WIB

Humbahas Jadi Episentrum Riset Herbal dan Hortikultura Lewat TSTH2

Author

Bobby Nasution bersama Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan, dan Luhut Binsar Pandjaitan, tinjau Taman Sains Teknologi Herbal dan Holtikultura (TSTH2) di Kabupaten Humbang Hasundutan, Jumat (19/9/2025). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Gubernur Sumut Bobby Nasution mendampingi rombongan pejabat tinggi negara meninjau Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Humbang Hasundutan. Kunjungan ini dihadiri oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Pangan Zulkifli Hasan, DEN RI Luhut Binsar Pandjaitan, serta Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Airlangga Hartarto dalam sambutannya mengapresiasi keberadaan TSTH2. Ia menilai kawasan tersebut dapat menghasilkan produk yang terkoneksi langsung dengan industri.

Airlangga berharap TSTH2 bisa mengembangkan genome sequencing yang relevan dengan kebutuhan industri. Menurutnya, hal ini akan memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan bibit unggul sektor agro.

Ia menegaskan, riset dan teknologi merupakan syarat utama agar pertanian menghasilkan produk berkualitas. Oleh karena itu, kehadiran TSTH2 dianggap strategis untuk mendukung hilirisasi sumber daya alam.

Gubernur Bobby Nasution menilai keberadaan TSTH2 adalah peluang besar untuk mengatasi tantangan pertanian. Dengan kolaborasi berbagai pihak, ia optimis manfaatnya akan dirasakan masyarakat luas.

Baca juga: Mantapkan Sinergi Untuk Keamanan Kota Medan, 1.160 Poskamling Dibentuk

Menurut Bobby, inovasi yang lahir dari TSTH2 akan memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi Sumut.

Sementara itu, Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan bahwa fasilitas di TSTH2 memungkinkan proses riset genomik berjalan sangat cepat. Teknologi yang terpasang di kawasan ini membuat penelitian bisa lebih efektif.

Luhut menambahkan, kecepatan riset genomik di TSTH2 sudah sulit ditandingi. Hal ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk tidak sekadar bermimpi, melainkan mewujudkan riset modern.

Menko Pangan Zulkifli Hasan menyoroti pentingnya riset untuk meningkatkan produktivitas pangan. Ia menegaskan bahwa tanpa riset, daya saing Indonesia akan sulit berkembang.

Baca juga: Komunitas Teater Medan Bawa Karya 'Medan Makan Mikir-mikir' ke Panggung Sumatra III

Zulkifli mengingatkan, produktivitas rendah merupakan masalah utama yang harus diatasi melalui penelitian. Dengan adanya TSTH2, ia yakin solusi tersebut bisa ditemukan.

Kunjungan ini menegaskan peran TSTH2 sebagai pusat riset pangan dan herbal yang strategis. Kawasan ini diharapkan terus berinovasi demi mendukung ketahanan pangan dan industri nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU