Selasa, 26 AGUSTUS 2025 • 22:40 WIB

Wali Kota Medan Ajak Pedagang Pasar Tradisional Melek Digital

Author

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membuka pelatihan yang terselenggara dari kerjasama Pemko Medan dengan PT. Gojek Indonesia di Gedung PKK Kota Medan, Selasa (26/8/2025). (Pemko Medan) 

Sumatera Utara - Sebanyak 150 pedagang pasar tradisional di Medan mengikuti pelatihan penjualan daring. Kegiatan ini diinisiasi oleh Pemko Medan bekerja sama dengan PT. Gojek Indonesia dan resmi dibuka oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, Selasa (26/8/2025).

Pelatihan tersebut berlangsung di Gedung PKK Kota Medan dengan tujuan meningkatkan keterampilan pedagang dalam berdagang secara online. Dengan begitu, para pelaku usaha pasar tradisional dapat memperluas akses pasar mereka.

Dalam sambutannya, Rico Waas menekankan pentingnya transformasi digital di era sekarang. Menurutnya, pola perdagangan sudah berubah, sehingga pedagang harus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.

Ia mengatakan bahwa berjualan tidak lagi cukup dilakukan secara konvensional. Pedagang harus mulai memahami mekanisme penjualan daring agar produk mereka bisa dikenal masyarakat lebih luas.

Rico juga menambahkan, kemajuan teknologi menuntut pelaku usaha untuk mampu membaca kebutuhan pasar secara digital. Karena itu, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk meningkatkan daya saing pedagang tradisional.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa kualitas produk tetap menjadi faktor utama. Produk yang dipasarkan harus memiliki standar mutu yang baik agar bisa bertahan di tengah persaingan.

Baca juga: Ucapan Apresiasi Wakil Wali Kota Medan untuk Relawan Reaksi

Selain itu, pelabelan yang jelas juga perlu diperhatikan oleh pedagang. Identitas produk yang kuat akan membantu meningkatkan kepercayaan konsumen dalam berbelanja secara daring.

Rico berharap pelatihan ini tidak berhenti pada teori saja, melainkan benar-benar dipraktikkan oleh peserta. Dengan begitu, dampaknya bisa langsung dirasakan pada peningkatan ekonomi keluarga pedagang.

Sementara itu, Head Public Policy Goverment Relations PT. Gojek Indonesia, Kenn Lazuardhi, menyampaikan komitmen Gojek dalam mendukung digitalisasi pedagang pasar di Medan. Menurutnya, sektor kecil seperti pasar tradisional memiliki potensi besar jika didorong secara tepat.

Dalam laporannya, Plt Direktur Utama PUD Pasar Medan, Imam Abdul Hadi, menjelaskan bahwa peserta berasal dari tiga pasar utama, yakni Pasar Petisah, Pusat Pasar, dan Pasar Pringgan.

Baca juga: Rico Waas: Sertifikat Halal Jadi Kunci UMKM Medan Tembus Pasar Lebih Luas

Ia menegaskan bahwa tujuan pelatihan ini adalah membuka akses pasar yang lebih luas serta membantu pedagang memahami strategi berjualan daring. Dengan keterampilan baru ini, pedagang diharapkan bisa meningkatkan daya saingnya di era digital.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemko Medan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU