Sumatera Utara - Sat Resnarkoba Polres Tapanuli Tengah kembali berhasil bongkar jaringan pengedar narkoba. Kini tiga orang pelaku diamankan di Lapangan Kantor Camat Pinang Sori, Rabu malam (6/8/2025). Aksi ini berawal dari laporan warga yang gelisah melihat maraknya transaksi narkoba di wilayah mereka.
Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Wahyu Endrajaya., SIK., M.Si., melalui Kasat Narkoba AKP Gunawan Sinurat., SH., MH menjelaskan jika informasi penangkapan ini berawal dair laporan masyarak. Karena itu, tim pun langsug digerakkan. Penyelidikan pun dilakukan cukup mendalam untuk memastikan keakuratan laporan tersebut.
“Setelah menerima laporan, tim kami segera melakukan penyelidikan. Pada Rabu, 6 Agustus 2025, sekitar pukul 22.00 WIB, tim berhasil mengamankan tiga orang tersangka di lokasi kejadian,” ujar AKP Gunawan Sinurat.
Sekitar jam 10 malam, tim menemukan ketiga tersangka berinisial DMS (48), RS (23), dan BHDS (25) tengah berada di lokasi. Mereka diduga kuat aktif menjual ganja di daerah Pinang Sori.
Baca juga: Forkopimca Munte Serukan Pasang Bendera Merah Putih, Larang Bendera Lain Berkibar
Saat penangkapan, petugas berhasil sita barang bukti berupa ganja kering seberat 900 gram yang dibungkus pakai lakban kuning. Tak cuma itu, satu unit motor Honda Beat yang dipakai para pelaku juga ikut diamankan.
Dua buah HP bermerek Pocophone dan OPPO juga ikut disita oleh petugas. Kedua ponsel ini diduga jadi alat komunikasi mereka dalam menjalankan bisnis haram tersebut.
Dari hasil pemeriksaan, ketiga tersangka mengaku dapat pasokan ganja dari orang berinisial V yang ada di Kecamatan Lumut. Pemasok ini sekarang lagi diburu aparat.
Baca juga: Pengedar Narkoba di Deli Serdang Gunakan Modus Baru, Aniaya dan Peras Tamu Hotel
Kasat Narkoba bilang pengembangan kasus masih terus jalan. Barang bukti bakal dikirim ke Labfor Medan buat diperiksa lebih lanjut sebagai bagian dari proses hukum.
Ketiga tersangka sekarang sudah diamankan di Polres Tapsel. Mereka akan dijerat pasal terkait peredaran narkotika sesuai undang-undang yang berlaku.
Kasus ini membuktikan betapa pentingnya peran masyarakat dalam membantu kerja polisi. Dengan kerjasama yang solid, harapannya wilayah Tapanuli Tengah bisa bersih dari ancaman narkoba.
Pihak kepolisian tegas akan terus lakukan patroli dan operasi penegakan hukum. Tujuannya jelas - mencegah peredaran narkoba makin meluas dan merusak generasi muda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Polres Tapteng