Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution tampak antusias saat menerima kunjungan jajaran Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Pusat kemarin. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, ia langsung to the point mengajak GPA ikut andil dalam pembangunan Sumut.
"Pemprov Sumut sudah merancang berbagai program prioritas untuk menjawab kebutuhan masyarakat," ujar Bobby dengan semangat. Ia berharap program-program GPA bisa diselaraskan dengan kebijakan daerah yang sudah ada.
Bagi Bobby, kolaborasi memang jadi kunci utama percepatan pembangunan. Makanya ia membuka lebar-lebar ruang dialog agar organisasi kepemudaan seperti GPA bisa menyelaraskan visi mereka dengan pemerintah daerah.
Baca juga: Pariwisata Sumut Butuh Terobosan! Ini Pesan Tegas Sekdaprov untuk Disbudparekraf
Yang menarik, Bobby langsung menyebutkan salah satu program andalannya saat ini: Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). "Program ini dirancang khusus untuk kasih dampak langsung ke masyarakat, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan," jelasnya.
PHTC sendiri cukup ambisius cakupannya—mulai dari sekolah gratis, layanan berobat gratis, sampai perlindungan harga komoditas pangan. Bahkan digitalisasi layanan publik dan pembangunan infrastruktur strategis juga masuk dalam program ini.
Menanggapi ajakan Bobby, Ketua Umum GPA Aminullah Siagian langsung menunjukkan antusiasmenya. "Kami siap bersinergi," katanya tegas. GPA rupanya sudah menyiapkan beberapa program pelatihan dan pemberdayaan pemuda yang bisa diselaraskan.
Salah satu yang paling menarik adalah rencana pelaksanaan Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan. Kegiatan ini rencananya bakal diikuti 1.000 anggota Pemuda Al Washliyah dari berbagai daerah—cukup massive juga nih acaranya.
Soal pelatihan keterampilan, GPA juga tidak main-main. Mereka akan gelar pelatihan barbershop, pengolahan kopi, budidaya tanaman, sampai kewirausahaan sosial berbasis komunitas. Variatif banget programnya.
Baca juga: Sambut HKG PKK ke-53, Kahiyang Ayu Tebar 15 Ribu Benih Ikan di Langkat
Di sektor pertanian, kontribusi GPA juga cukup nyata. Mereka aktif mengajak pemuda untuk menanam komoditas seperti ubi, jagung, dan tanaman lokal lainnya demi mendukung ketahanan pangan.
"GPA berkomitmen penuh mendukung agenda strategis pemerintah," tegas Aminullah. Tujuan akhirnya jelas: menciptakan generasi muda yang mandiri, produktif, dan tentunya kompeten.
Pertemuan yang berlangsung produktif ini juga dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut serta Kepala Badan Kesbangpol Sumut. Kehadiran mereka menunjukkan betapa pentingnya sinergi antar-lembaga dalam pembangunan daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA