Bobby Nasution saat berada di pengungsian di Sumatera Utara. (Pemprov Sumut)
Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan tidak ada lagi pengungsi yang tinggal di tenda. Seluruh korban bencana kini telah menempati hunian yang lebih layak.
Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut, Basarin Yunus Tanjung. Ia menyebut kondisi tersebut sebagai “zero pengungsi”.
Menurutnya, para korban telah berpindah ke berbagai jenis hunian. Di antaranya hunian sementara, hunian tetap, serta rumah kontrakan.
Pemerintah memberikan fasilitas bagi masyarakat yang terdampak. Hal ini dilakukan untuk memastikan mereka mendapatkan tempat tinggal yang layak.
Baca juga: Listrik Masuk Desa Ombolata, PLN Dorong Pemerataan Energi di Nias Utara
Basarin menjelaskan bahwa pembangunan hunian tetap masih berlangsung. Proses ini dilakukan di berbagai wilayah terdampak bencana.
Pemerintah menargetkan seluruh korban dapat segera menempati hunian permanen. Upaya percepatan terus dilakukan.
Sebagai bagian dari proses tersebut, sejumlah hunian telah diserahkan. Salah satunya di Desa Hapesong, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Sebanyak 120 unit hunian tetap telah diberikan kepada masyarakat. Penyerahan dilakukan pada pekan sebelumnya.
Sementara itu, pembangunan unit lainnya masih terus berjalan. Pemerintah menargetkan penyelesaian dalam waktu dekat.
Baca juga: Arus Balik Lebaran, Penumpang Kereta Api di Sumut Melonjak Lebih Tinggi
Basarin menegaskan bahwa pembangunan dilakukan secara kolaboratif. Berbagai pihak dilibatkan dalam proses ini.
Kolaborasi tersebut mencakup pemerintah, institusi negara, hingga sektor swasta. Sinergi ini dinilai penting untuk percepatan.
Ia berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut. Hal ini untuk mendukung pemulihan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA