Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 17 JANUARI 2026 • 21:38 WIB

Jembatan Aramco Tuntas Dibangun, Mobilitas Warga Janji Nauli Kembali Normal

Jembatan Aramco Tuntas Dibangun, Mobilitas Warga Janji Nauli Kembali Normaljembatan Aramco di Desa Janji Nauli, Kecamatan Purba Tua, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, sudah rampung. (ANTARA/HO-Pendam I/Bukit Barisan) 

Sumatera Utara - Pembangunan jembatan Aramco di Desa Janji Nauli, Kecamatan Purba Tua, Kabupaten Tapanuli Utara, akhirnya rampung. Jembatan ini dibangun oleh Satuan Tugas Yonzipur I/DD sebagai upaya memulihkan akses warga pascabencana banjir dan longsor yang sempat memutus jalur transportasi desa.

Keberadaan jembatan tersebut menjadi penghubung penting antara permukiman warga dengan lahan pertanian dan perkebunan. Akses yang sebelumnya terhambat kini kembali dapat dilalui, sehingga aktivitas warga perlahan berjalan normal.

Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Infanteri Asrul Kurniawan Harahap, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan Aramco memiliki fungsi strategis bagi masyarakat setempat. Jembatan ini dirancang khusus untuk menunjang mobilitas warga desa.

Baca juga: Pemko Medan Tata Ulang UMKM CFD demi Kenyamanan dan Daya Tarik Wisata

Menurutnya, pasca rampungnya jembatan, proses distribusi hasil pertanian dan perkebunan menjadi lebih mudah. Hal ini dinilai berdampak langsung pada upaya peningkatan perekonomian masyarakat yang terdampak bencana.

Asrul juga mengapresiasi kerja cepat prajurit Yonzipur I/DD yang berkolaborasi dengan Kodim 0210/Tapanuli Utara. Dukungan dari pemerintah daerah turut menjadi faktor penting sehingga pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu.

Jembatan Aramco tersebut dibangun dengan spesifikasi panjang delapan meter, lebar tiga meter, serta kedalaman tiga meter. Spesifikasi ini disesuaikan dengan kebutuhan medan dan kondisi geografis wilayah desa.

Ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. Terputusnya akses transportasi sebelumnya sangat memengaruhi aktivitas harian warga.

Kodam I/Bukit Barisan, lanjut Asrul, berkomitmen untuk terus mendukung penanganan bencana di wilayah terdampak hingga seluruh akses masyarakat benar-benar pulih dan kembali normal.

Baca juga: Pemko Medan Terapkan Manajemen Talenta untuk Bangun Birokrasi Profesional

Dukungan tersebut tidak hanya dilakukan melalui jalur darat, tetapi juga melalui jalur udara jika dibutuhkan. Seluruh upaya dilakukan demi mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

Sebelumnya, Satgas Penanggulangan Bencana Alam Kodam I/Bukit Barisan juga telah menyalurkan kebutuhan pokok kepada warga Tapanuli Utara menggunakan helikopter.

Helikopter jenis Bell digunakan untuk mempercepat distribusi bantuan ke wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Proses pendaratan dilakukan dengan aman di titik pendaratan desa.

Langkah-langkah tersebut menunjukkan keseriusan aparat TNI dalam membantu masyarakat melewati masa sulit pascabencana. Kehadiran jembatan Aramco kini menjadi simbol pemulihan dan harapan baru bagi warga Desa Janji Nauli.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jembatan Aramco Tuntas Dibangun, Mobilitas Warga Janji Nauli Kembali Normal

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!