Sumatera Utara - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya pembangunan ruang keagamaan dalam pembangunan manusia. Hal ini disampaikannya saat menerima audiensi LPPD Kota Medan.
Menurut Rico Waas, pembangunan manusia tidak hanya berbicara soal fisik dan ekonomi. Ruang keagamaan menjadi pilar penting dalam menciptakan keseimbangan hidup masyarakat.
Ia menilai Pesparawi bukan sekadar ajang kompetisi. Seni suara gerejawi merupakan sarana mendekatkan diri kepada Tuhan dan memperkuat nilai spiritual.
Rico Waas menyebut bahwa kedekatan spiritual akan menghadirkan kedamaian dalam kehidupan masyarakat. Nilai tersebut penting untuk membangun karakter generasi muda.
Baca juga: Kinerja Pelayanan Publik Kota Medan Tembus Nilai A
Dalam kesempatan itu, ia menyatakan dukungan penuh kepada kontingen Pesparawi Kota Medan. Kontingen tersebut akan berlaga pada Pesparawi Nasional XIV di Manokwari.
Ajang nasional ini dijadwalkan berlangsung pada 18–28 Juni 2026 di Papua Barat. Rico Waas berharap kontingen mampu meraih prestasi terbaik.
Ia menargetkan kemenangan yang dapat mengharumkan nama Kota Medan. Prestasi tersebut diharapkan menjadi kebanggaan bersama masyarakat.
Lebih jauh, Rico Waas berharap ajang ini melahirkan talenta inspiratif. Anak muda diharapkan termotivasi untuk berprestasi di bidang seni dan keagamaan.
Baca juga: Musda IX MUI Kota Medan Digelar, Bahas Arah Organisasi ke Depan
Setiap kemenangan, menurutnya, harus menimbulkan efek domino yang positif. Prestasi harus mampu mendorong semangat dan kepercayaan diri masyarakat.
Ketua LPPD Kota Medan Anton Panggabean menyampaikan bahwa kontingen berangkat dengan optimisme tinggi. Pada ajang sebelumnya, Medan berhasil menjadi juara umum.
Ia berharap dukungan dan bimbingan dari Wali Kota Medan dapat menambah motivasi kontingen. Audiensi ini juga dihadiri sejumlah pejabat Pemko Medan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemko Medan