Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 08 JANUARI 2026 • 08:57 WIB

Surplus Pangan Sumut Antar Gubernur Bobby Terima Penghargaan Presiden

Surplus Pangan Sumut Antar Gubernur Bobby Terima Penghargaan PresidenGubernur Bobby saat menerima tanda kehormatan dari Presiden pada Panen Raya dan Pengumuman Swasembada di Kecamatan Cilebar, Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menerima tanda kehormatan Satya Lencana Wirakarya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan panen raya nasional dan pengumuman swasembada pangan di Kecamatan Cilebar, Karawang, Jawa Barat.

Penganugerahan ini menjadi bentuk apresiasi negara atas peran Sumatera Utara dalam mendukung peningkatan produksi pangan nasional. Kontribusi tersebut dinilai signifikan karena Sumut mampu mencatatkan surplus produksi pada tahun 2025.

Dalam catatan produksi, Sumatera Utara berhasil menghasilkan padi sebanyak 2,75 juta ton gabah kering giling. Selain itu, produksi jagung juga mencapai 1,2 juta ton pada tahun yang sama.

Baca juga: Usai Amblas Sedalam Tiga Meter, Jalinsum Sipirok–Taput Mulai Normal

Capaian tersebut menjadi bagian penting dari keberhasilan nasional dalam mencapai swasembada pangan. Presiden menilai kontribusi daerah-daerah penghasil pangan, termasuk Sumatera Utara, sebagai faktor kunci dalam menjaga ketersediaan bahan pangan strategis.

Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan kemenangan besar bagi bangsa Indonesia. Menurutnya, kemerdekaan sebuah bangsa tidak dapat dilepaskan dari kemampuan memenuhi kebutuhan pangan sendiri.

Ia mengingatkan bahwa pengalaman pandemi Covid-19 menjadi pelajaran berharga bagi Indonesia. Pada masa itu, negara-negara pemilik cadangan beras tidak bersedia menjual kepada Indonesia.

Situasi tersebut membuka kesadaran akan pentingnya kemandirian pangan. Presiden menekankan bahwa ketergantungan terhadap negara lain, terutama dalam urusan pangan, merupakan kerentanan serius.

Indonesia, menurut Presiden, sesungguhnya memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan pangannya sendiri. Luas wilayah, kekayaan alam, serta kesuburan tanah menjadi modal utama yang seharusnya dimanfaatkan secara optimal.

Baca juga: Wagub Sumut Tekankan Kolaborasi di Peringatan 22 Tahun Kabupaten Sergai

Oleh karena itu, capaian swasembada pangan dinilai bukan sekadar prestasi produksi, melainkan bukti keseriusan dalam membangun kemandirian nasional.

Pemberian Satya Lencana Wirakarya kepada Gubernur Sumut menjadi simbol pengakuan atas peran kepemimpinan daerah dalam mendukung kebijakan strategis nasional.

Penghargaan ini sekaligus mencerminkan kontribusi kerja kolektif petani, penyuluh, dan seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian Sumatera Utara.

Ke depan, capaian tersebut diharapkan dapat dipertahankan dan diperkuat sebagai fondasi ketahanan pangan Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Surplus Pangan Sumut Antar Gubernur Bobby Terima Penghargaan Presiden

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!