Sumatera Utara - Upaya pemulihan pascabencana di Kabupaten Tapanuli Tengah terus dilakukan. Salah satunya melalui dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan siswa terdampak.
Satgas Penanggulangan Bencana Alam Kodam I/Bukit Barisan menyalurkan paket perlengkapan sekolah kepada para siswa di Kecamatan Tukka.
Sebanyak 456 paket perlengkapan sekolah dibagikan kepada siswa dari sembilan sekolah terdampak. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung proses belajar mengajar.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menjelaskan bahwa bantuan mencakup berbagai kebutuhan dasar siswa.
Isi paket tersebut meliputi seragam sekolah, sepatu, buku tulis, serta alat tulis. Seluruh perlengkapan disesuaikan dengan kebutuhan siswa.
Baca juga: Momen Ngopi Bobby Nasution Warnai Proses Pemulihan Pascabencana di Tapsel
Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah tersebut.
Asrul menegaskan bahwa pendidikan tetap harus berjalan meski masyarakat tengah menghadapi bencana. Dukungan ini diharapkan meringankan beban orang tua.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Dandim 0211/Tapanuli Tengah Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono. Kegiatan ini menjadi bagian dari aksi kemanusiaan TNI.
Selain perlengkapan sekolah, Satgas Gulbencal juga menyalurkan bantuan rumah tangga. Bantuan ini menyasar kebutuhan dapur warga terdampak.
Baca juga: Menyambut 2026, Sumut Gelar Doa Lintas Agama untuk Pemulihan dan Harapan
Perlengkapan yang diberikan antara lain kompor masak, selang dan regulator gas, serta alat pemasak nasi. Peralatan makan juga turut disalurkan.
Warga menerima piring, gelas, cangkir, kuali, hingga sendok goreng dan ember. Seluruh bantuan diserahkan langsung kepada masyarakat.
Kodam I/Bukit Barisan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pemulihan secara terpadu. Bantuan tidak hanya bersifat jangka pendek.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA