Sumatera Utara - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas secara resmi menutup Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan II di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Penutupan berlangsung di Aula BBPPMVP-BBL Medan, Kecamatan Medan Helvetia.
Pelatihan ini difasilitasi oleh BPSDM Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2025 dan diikuti oleh puluhan aparatur sipil negara di lingkungan Pemko Medan.
Dalam sambutannya, Rico Waas menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pelatihan. Ia menekankan bahwa ilmu yang diperoleh tidak hanya untuk pengembangan diri, tetapi juga harus diwujudkan dalam pengabdian kepada masyarakat.
Sebanyak 39 peserta dinyatakan lulus dalam pelatihan tersebut. Rico Waas berharap hasil pembelajaran dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Baca juga: Kepedulian Bengkulu Mengalir ke Sumut, Bantuan Diserahkan untuk Korban Bencana
Ia menegaskan bahwa pelatihan kepemimpinan ini bukan sekadar kegiatan formal. Menurutnya, pelatihan merupakan investasi penting bagi keberlanjutan karier para peserta di lingkungan pemerintahan.
Rico Waas juga menyampaikan bahwa kinerja dan kepemimpinan para peserta akan dinilai langsung oleh masyarakat. Apabila masyarakat merasakan manfaatnya, maka hal tersebut akan menjadi bukti keberhasilan pelatihan.
Secara khusus, wali kota meminta agar program dan makalah yang telah disusun peserta dapat disinergikan dengan program kerja Pemerintah Kota Medan.
Ia menyatakan kesiapannya untuk memasukkan ide-ide tersebut ke dalam agenda kerja wali kota, selama membawa dampak positif bagi masyarakat.
Baca juga: Usai Lawatan Luar Negeri, Prabowo Langsung Tinjau Dampak Bencana di Sumut dan Aceh
Sebelumnya, Kepala BKPSDM Kota Medan Subhan Fajri Harahap melaporkan bahwa pelatihan ini dilaksanakan melalui lima agenda pembelajaran utama.
Agenda tersebut meliputi Kepemimpinan Pancasila dan Bela Negara, Kepemimpinan Pelayanan, Pengendalian Pekerjaan, Aktualisasi Kepemimpinan, serta Orientasi Program dan Evaluasi Pembelajaran.
Metode pembelajaran dirancang variatif, mulai dari pembekalan materi, diskusi, hingga studi lapangan. Pelatihan diikuti oleh 40 peserta dan berlangsung selama 104 hari atau setara 905 jam pelajaran.
Acara penutupan turut dihadiri pimpinan perangkat daerah, para camat, serta perwakilan instansi terkait, menandai berakhirnya rangkaian pelatihan kepemimpinan pengawas Angkatan II.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA